BANDA ACEH – Pangdam IM Mayjen TNI L. Rudy Polandi mengatakan ada empat makna yang bisa diambil dari peristiwa qurban. Hal itu ia sampaikan dalam sambutannya saat penyembelihan hewan qurban di Lapangan Outdoor Jasdam IM di Banda Aceh, Senin, 12 September 2016.
Empat makna tersebut yaitu, umat Islam diharapkan dapat mengikuti jejak Nabi Ibrahim AS dan putranya Nabi Ismail AS, yang ikhlas lahir dan batin mengorbankan sesuatu yang sangat dicintai dan disayangi demi memenuhi perintah Allah.
“Generasi muda Islam hendaknya mengikuti sosok Nabi yang berani berkorban karena keteguhan iman dan baktinya kepada kedua orang tua,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, pada hari raya Idul Adha ini umat Islam dianjurkan berqurban bagi yang mampu tanpa ragu, tulus dan ikhlas sebagai sarana membersihkan dan mendekatkan diri kepada Allah.
“Penyembelihan hewan qurban, di samping menunaikan suatu perintah dalam syariat agama Islam, juga memberikan pesan moral yang baik kepada golongan fakir miskin, hal tersebut merupakan salah satu upaya menghilangkan jurang pemisah antara si kaya dan si miskin,” kata Pangdam.
Tahun ini jumlah hewan qurban di Kodam IM terdiri dari 35 sapi, 1 kerbau, dan 55 kambing yang dibagikan kepada fakir miskin dan anak yatim se-Banda Aceh dan Aceh Besar.[](ihn)


