BANDA ACEH – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Aceh menggelar lomba baca kitab kuning II tahun 2017. Babak penyisihan tingkat Provinsi Aceh digelar di Dayah Darul Aman Gampong Lubok Sukon, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Sabtu, 26 Agustus 2017.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPW PKS Aceh Ghufran Zainal Abidin, Sekretaris PKS Aceh Khairul Amal, anggota DPR RI asal Aceh M. Nasir Djamil, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Bustami Usman, Camat Ingin Jaya, anggota DPRA dan DPRK PKS se Aceh serta para ketua DPD PKS kabupaten/kota.
Ketua panitia Tgk. Makhyaruddin Yusuf menyebutkan, lomba baca kitab kuning tingkat nasional diinisiasi Fraksi PKS DPR RI dan DPP PKS yang diawali proses penyisihan di daerah. Makhyar mengatakan, jumlah peserta yang mengikuti perlombaan sebanyak 62 santri dayah dari sejumah kabupaten/kota di Aceh.
Dari penyisihan ini nantinya, juara I akan diikutsertakan pada babak final di Jakarta, dan pemenangnya akan mendapatkan hadiah umrah dan hadiah-hadiah lainnya, ujar anggota DPR Aceh ini.
Ketua DPW PKS Aceh Ghufran Zainal Abidin saat membuka perlombaan menyebutkan, pada pelaksanaan lomba baca kitab kuning jilid I, perwakilan Aceh berhasil tampil sebagai juara I tingkat nasional atas nama Ahmadi dari Dayah MUDI Mesra. Ghufran berharap santri yang mewakili Aceh tahun ini mampu mempertahankan prestasi tahun sebelumnya.
Kita harus optimis, dan target kita tahun ini kembali merebut juara I di tingkat nasional, tidak ada target-target lain, ujar Ketua Komisi VII DPR Aceh ini.
Ghufran menambahkan, perlombaan kitab kuning tingkat nasional pertama dibuat oleh PKS. Ia berharap ke depan lomba baca kitab kuning bisa dilaksanakan secara rutin sebagaimana pelaksanaan MTQ, mulai tingkat daerah hingga nasional.
Dan PKS akan komitmen untuk melaksanakannya setiap tahun. Kita juga mengajak agar pemerintah ikut melaksanakannya sebagai wujud perhatian dan kepedulian kita terhadap keberadaan dayah, kata Ghufran.
Ghufran menyebutkan, pelaksanaan lomba baca kitab kuning tahun depan akan dilaksanakan di dayah yang pesertanya mampu menjadi juara I tahun ini.
Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Bustami Usman menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif PKS menyelenggarakan perlombaan baca kitab kuning.
Anggota DPR RI Fraksi PKS Nasir Djamil menyampaikan apresiasi kepada santri-santri dayah di Aceh yang mampu mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional. Nasir berharap agar juara I tahun sebelumnya mampu dipertahankan.
Tahun lalu bahkan perwakilan Aceh mampu mengalahkan perwakilan-perwakilan dari Jawa Barat, Jawa Timur dan Banten, yang dikenal sebagai gudangnya pesantren, ini menjad kebanggaan kita masyarakat Aceh, ujarnya.
Anggota Komisi III DPR RI itu menyebutkan perlombaan kitab kuning merupakan tradisi yang dibangun oleh PKS untuk mengangkat peran dari dayah atau pesantren di Indonesia.
Dan tahun ini ada 16 provinsi yang ikut serta dengan peserta lebih dari seribu santri. Kita berharap santri Aceh bisa kembali tampil di final bulan September nanti, ujar Nasir.[](rel)




