Minggu, Juli 21, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaPasien ODP di...

Pasien ODP di Lhokseumawe Dipulangkan

LHOKSEUMAWE- Salah seorang perempuan warga Kota Lhokseumawe yang masuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) terkait virus corona, yang sempat dirawat di Rumah Sakit Kesrem, kini dinyatakan sudah dapat kembali pulang ke rumahnya. Di mana sebelumnya pasien itu baru pulang dari Jakarta untuk mengecek kesehatannya di rumah sakit tersebut.

Hal itu disampaikan Dokter Spesialis Paru RS Kesrem, dr. Nina Herlina, M.Ked., kepada wartawan saat konferensi pers di Rumah Sakit setempat, Kamis sore, 19 Maret 2020. Ia mengatakan bahwa pasien yang sempat dirawat itu bukan pasien suspect corona, tapi hanya ODP, karen sebelumnya ada keluhan yang memenuhi kriteria ODP, serta memiliki riwayat perjalanan atau pulang dari suatu daerah yang memang terjangkit adanya virus corona.

“Ketika pertama datang ke rumah sakit bahwa suhu tubuh pasien itu 38 derajat, tetapi setelah diperiksa kembali suhu tubuhnya sudah turun dan sampai saat ini pun sudah normal,” kata Nina Herlina, didampingi Kepala Rumah Sakit (Karumkit) TK IV 07.01 Kesrem Lhokseumawe Mayor Ckm dr. Arief Puguh, Sp.PD.

Menurut Nina, mulanya pasien mengeluh adanya demam, sakit kepala, sakit tenggerokan dan merasa sesak nafas. Namun, kini kondisi pasien sudah stabil serta suhu tubunya juga sudah normal, sehingga sudah bisa dianjurkan untuk kembali pulang ke rumahnya, karena hasil pemeriksaan laboratorium juga bagus.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, Said Alam Zulfikar, mengungkapkan, pada saat pasien itu dilakukan pemeriksaan fisik dan juga pemeriksaan dada dengan hasil rontgen itu semua dalam batas normal.

“Mereka yang masuk dalam kategori ODP, harus mengisolasikan dirinya di rumah, kemudian kita evaluasi selama 14 hari sejak dia sampai di Lhokseumawe setelah pulang dari luar daerah, dan apabila nanti terjadi keadaan yang memang butuh penanganan lagi maka pasien itu bisa dibawa kembali ke rumah sakit,” ungkap Said Alam.

Konferensi pers itu juga dihadiri Komandan Detasemen Kesehatan Iskandar Muda (Dandenkesyah IM) 04.01, Letkol Ckm Wawan Supandi, SKM., M.Kes. [**]

Baca juga: