TAKENGON – Desa Pasir Putih, Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah, dilanda banjir. Ketinggian air dilaporkan hampir sepinggang orang dewasa. Sebanyak 10 kepala keluarga di desa perbatasan dengan kabupaten tetangga, Aceh Timur, itu sudah mengungsi.

Kabid Kedaruratan BPBD Bener Meriah Agus Ampera mengatakan, banjir itu diketahui setelah Reje (Kepala Desa) Pasir Putih melaporkan ke pihak kecamatan. Menurut laporan, banjir melanda Desa Pasir Putih sudah berlangsung selama tiga hari.

“Itu desa perbatasan, akses ke kecamatan juga jauh,” kata Agus Ampera melalui telepon selulernya, Jumat, 8 Desember 2017, malam.

Agus Ampera menyebutkan, banjir terjadi akibat luapan sungai yang ada di derah itu. Terlebih kawasan pedalaman Bener Meriah saat ini sedang diguyur hujan.

Menurut Agus, Sabtu (besok), sesuai perintah Bupati Bener Meriah, pihaknya bersama Dinas Sosial akan menyalurkn bantuan logistik masa panik kepada korban banjir. Penyaluran logistik itu rencananya akan menempuh jalur dari Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara.

“Akses dari pusat Kecamatan Syiah Utama, Bener Meriah menuju Desa Pasir Putih tidak bisa dilalui. Jalannya sempit, berlumpur dan rawan longsor,” kata Agus.[]