LHOKSUKON – Yoki Yogaswara, 30 tahun, pekerja di proyek pembangunan Waduk Krueng Keuretoe, Gampong Blang Pante, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara tewas akibat kesetrum listrik, Senin, 2 April 2018 sekitar pukul 09.15 WIB. Korban berasal dari Kp. Cimanglid, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
“Pagi tadi, korban bersama temannya, Ade Karyana, asal Tasilmalaya bekerja di lokasi proyek, persisnya di terowongan pengelak air. Tiba-tiba dinamo pengisap air hangus dan berasap. Untuk memperbaiki dinamo, teman korban naik ke atas terowongan dengan tujuan mencari mekanik,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin, melalui Kapolsek Paya Bakong Ipda Pujianto kepada portalsatu.com/ via telepon, Selasa, 4 April 2018.
Saat temannya baru berjalan sekitar 100 meter, kata Pujianto, korban menjerit, sehingga temannya kembali ke lokasi. “Saksi (teman korban) melihat korban sudah jatuh dengan posisi kaki di atas mesin dinamo dan kepala ke bawah. Kata saksi saat itu korban masih bernyawa,” ucap Pujianto.
Pujianto menyebutkan, tak lama berselang korban dievakuasi ke Puskesmas Paya Bakong, namun nyawanya sudah tidak tertolong lagi.
“Korban meninggal dunia. Hasil visum awal pihak puskesmas, di siku kanan korban ditemukan luka lecet dan di paha kiri terdapat luka melepuh sepanjang 2 x 0,5 centimeter. Berdasarkan hasil visum, kuat dugaan korban meninggal karena kesetrum kabel listrik di mesin dinamo pengisap air,” jelas Pujianto.
Ditambahkan Kapolsek Paya Bakong, jasad korban sudah dibawa ke RSUD Cut Mutia di Lhokseumawe untuk pemeriksaan visum lebih lanjut dan pengurusan surat-surat untuk pemulangan jenazah ke kampung halamannya.
“Tadi tim Inafis juga sudah turun ke lokasi melakukan penyelidikan. Kita juga sudah meminta keterangan beberapa saksi di lokasi,” kata Ipda Pujianto. []

