KUTACANE – Pelatih Kepala Tim Jawa Barat, Adang targetkan delapan medali pasti diraih Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, yang di laksanakan dua lokasi Sungai Alas Ketambe dan Sungai Mamas.

"Alhamdulillah berkat mempersiapkan diri selama 7 bulan untuk trainning center (TC). Kegigihan atlet dan target kami dapat tercapai, kata Adang kepada portalsatu.com/, Kamis, 19 September 2024.

Adang mengatakan atas kepercayaan diri semata bisa membawa pulang delapan medali emas, tapi ini artinya ikhtiar dan usaha maksimal mereka menjadi hasil yang berbuah bagus. Kuncinya adalah banyak-banyak bertanding, memanfaatkan kejuaraan yang digelar baik secara nasional maupun internasional.

"Banyak bertanding sebenarnya adalah pengalaman yang penting untuk menunjang peningkatan performa atlet dan pelatih. Tapi saya lihat saat ini di luar Pulau Jawa sudah banyak berkembang dan juga perwakilan zona tiga, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara sekarang sudah bisa mendapatkan medali juga, jadi senang karena medali bisa tersebar di beberapa kontingen," ujarnya.

Berharap peraihan ini, dapat kembali memimpin pada PON berikutnya yang nantinya akan digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB)-Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 2028. Serta, lebih meningkat lagi dalam sisi pembinaan atlet untuk kontingen-kontingen daerah lainnya, imbuhnya.

Dihimpun portalsatu.com/, pada perhelatan di nomor slalom R6 tadi. Dominasi Jawa Barat Putri konsisten menempati posisi teratas di dua heat dengan hasil catatan waktu terbaik 4 menit 01,06 detik.

Kemudian diikuti oleh Jawa Tengah yang juga sama-sama menghasilkan posisi terbaik kedua dengan hasil akhir yang terpaut cukup jauh dengan raihan Jawa Barat, yakni 4 menit 39,52 detik.

DKI Jakarta menempel di posisi tercepat ketiga dengan waktu terbaik 5 menit 01,92 detik. Diikuti Aceh 5 menit 48,50 detik, Sulawesi Utara 6 menit 49,41 detik, dan Sumatera Utara di posisi terbawah dengan 6 menit 53,61 detik.

Begitu juga nomor slalom R6 putra, catatan waktu terbaik Jawa Barat yakni 3 menit 04,30 detik belum ada yang bisa mendekati. Bahkan di heat pertama, Jawa Barat hanya mendapatkan pinalti waktu 5 detik saja.

Kalimantan Selatan yang di heat 1 menempati posisi kedua, akhirnya harus puas berakhir di tempat ketiga setelah mendapatkan tambahan pinalti waktu 20 detik. Waktu terbaik mereka akhirnya adalah 3 menit 32,82 terpaut hanya 10,21 detik dengan Banten yang akhirnya sukses memperbaiki catatan waktunya di heat 2 dengan hasil akhir 3 menit 22,61 detik.

Posisi empat hingga tujuh secara berurutan ada Aceh 3 menit 42,23 detik, disusul Sumatera Utara dengan 3 menit 49,48 detik. Kemudian, Sumatera Barat dengan raihan 5 menit 26,86 detik dan terakhir di dasar klasemen waktu terbaik ada Sulawesi Utara dengan 5 menit 47,10 detik.(Supardi)