JAKARTA – Anggota Komis X DPR, Muslim menerima kunjungan geuchik (kepala desa) Kabupaten Bireuen, di ruang operasional, Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Kamis, 19 Mei 2016. Kehadiran 112 kepala desa ini untuk silaturahmi sebelum melaksanakan pelatihan tata kelola keuangan di Bogor.
Para kepala desa ini akan melakukan pelatihan tatakelola keuangan di Bogor, karena kebetulan lokasinya dekat dengan gedung DPR, mereka datang ke sini untuk silaturahmi, ujar Muslim usai pertemuan, dilansir dpr.go.id, Jumat, 20 Mei 2016.
Politisi Fraksi Demokrat asal Aceh itu mengatakan silaturahmi ini baik agar mereka tahu betul apa yang dikerjakan oleh wakil rakyatnya, sehingga tidak ada pikiran bahwa anggota DPR hanya 3D (duduk, diam, duit), bahwa DPR hanya super sibuk.
Kebetulan saya hari ini ada 6 agenda, makanya saya mohon maaf karena tidak dapat mendampingi mereka, mudah-mudahan mereka bisa mendapatkan yang terbaik di DPR, dan kita harapakan semua bisa menikmati, katanya.
Menurut Muslim, mereka ingin melihat seluruh fasilitas yang ada di gedung parlemen, meninjau langsung ruang paripurna, sekalian berfoto-foto. Karena itu kata Muslim, tidak membicarakan politik. Biarlah menikmati seluruh fasilitas yang ada di gedung parlemen ini, sehingga mereka bisa bercerita kepada masyarakat.
Politisi Dapil Aceh ini mengucapkan terima kasih kepada Sekjen DPR yang telah menerima kepala desa Kabupaten Bireuen dengan begitu mulia. Ini bisa menjadi contoh bahwa DPR terbuka untuk masyarakat yang ingin ke gedung rakyat ini dalam rangka membangun komunikasi.
Kepala Biro Pemberitaan Parlemen, Suratna mengatakan, Bagian Humas DPR selalu membuka diri untuk kunjungan seperti ini, sekaligus melihat bagaimana anggota DPR memperjuangkan aspirasi masyarakat di gedung parlemen dimana seluruh kebijakan negara diputuskan disini.
Salah satu kepala desa, Hasan mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh Sekjen dan anggota dewan yang terhormat.
Hari ini kami sangat menikmati, artinya Humas Setjen DPR disini benar-benar menerima rakyat dengan sangat baik dan santun. Kami diberikan pelayanan yang sangat memuaskan. Saya kira hal ini menjadi catatan bagi kami bahwa anggota DPR setelah kita melihat langsung ternyata memang sangat sibuk dan kami tidak menyangka bahwa kegitan DPR sangat padat, tuturnya.[] (dpr.go.id)


