REDELONG – Plt. Direktur RSUD Muyang Kute Bener Meriah Abdul Muis mengatakan pelayanan kesehatan di rumah sakit itu kembali normal setelah terjadi mogok kerja, Jumat, 3 Maret 2017.

Abdul Muis kepada portalsatu.com/, Sabtu, 4 Maret 2017 malam, menjelaskan, para tenaga medis RSUD itu kembali menunaikan tugasnya, sehingga pasien sudah mendapatkan pelayanan kesehatan termasuk yang membutuhkan penanganan melalui operasi.

Namun, kata Abdul Muis, 15 pasien yang dirujuk ke BLUD RSU Datu Beru Takengon, Aceh Tengah, tidak bersedia kembali ke RSUD Muyang Kute. “Mereka sudah dirawat disana, ya nggak masalah,” katanya.

Abdul Muis mengaku baru saja menyelesaikan rapat manajemen dengan para dokter dan perwakilan tenaga medis di RSUD Muyang Kute.

Dalam rapat itu, Abdul Muis juga mengaku telah memenuhi kebutuhan obat-obatan untuk RSUD tersebut. Sementara gaji tenaga medis dan staf berstatus honorer untuk 515 orang akan dicairkan, Senin, 6 Maret 2017. Gaji itu, kata dia, dibayar jatah Oktober-Desember 2016. Sedangkan untuk gaji tenaga honorer di tahun 2017 akan dicairkan akhir Maret.

“Ketentuan sebelumnya dicairkan setiap tiga bulan sekali. Sementara nominalnya bervariasi mulai 200 ribu hingga 1 juta rupiah perorang,” kata Abdul Muis.[]