LHOKSEUMAWE – Pejabat Pemko Lhokseumawe mengatakan, pembangunan Taman Wisata Hagu Barat Laut akan dilanjutkan agar dapat dimanfaatkan, setelah adanya komitmen tertulis dari pemerintah gampong setempat.

“Taman wisata itu dibangun oleh dinas terkait di provinsi dengan dana (bagi hasil) migas tahun 2012-2013, tapi perencanaannya dari kita,” kata Kepala Dinas Perhubungan, Pariwisata dan Kebudayaan (Dishubparbud) Lhokseumawe Ishaq Rizal kepada portalsatu.com/ lewat telpon genggam, Selasa, 4 Oktober 2016.

Ishaq Rizal mengakui taman wisata itu kini terbengkalai dan beberapa fasilitas pendukung belum rampung dikerjakan. “Kita akan melanjutkan pembangunan sarana wisata itu setelah ada komitmen bersama pemerintah gampong dan masyarakat setempat,” ujarnya.

Menurut dia, pengalaman selama ini, pengelolaan objek wisata terkendala karena adanya perbedaan pandangan di antara masyarakat. “Kita sudah bahas persoalan itu dan memutuskan bahwa pemerintah memberi kewenangan kepada pihak gampong untuk menyusun konsep pengelolaan taman wisata sesuai keinginan masyarakat,” kata Ishaq Rizal.

Ishaq Rizal menyebut pihaknya memberi batas waktu kepada pemerintah Gampong Hagu Barat Laut untuk menyerahkan rancangan draf pengelolaan taman wisata itu kepada Dishubparbud sebelum Hari Raya Idul Adha lalu. “Tapi sampai sekarang pihak gampong itu belum menyampaikan drafnya kepada kita,” ujarnya.

“Karena itu, kita tunggu dulu lahirnya komitmen bersama secara tertulis atau semacam draf dari pihak gampong. Ketika nantinya sudah ada komitemen bersama dari masyarakat, pembangunan taman wisata itu akan kita lanjutkan, dan pengelolaannya dengan melibatkan kelompok sadar wisata,” kata Ishaq Rizal lagi.

Ishaq Rizal menambahkan, sampai saat ini kelompok sadar wisata belum terbentuk di Hagu Barat Laut lantaran belum lahirnya komitmen bersama tentang pengelolaan taman wisata itu. “Jadi, pemerintah memberi peluang kepada pihak gampong untuk mengelola taman wisata itu sesuai keinginan masyarakat,” ujarnya.[](idg)