SUKA MAKMUE – Sejumlah proyek bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG) 2016 di Gampông Babah Dua, Kecematan Tadu Raya, Nagan Raya, dilaporkan “terbengkalai” sebab sampai awal Agustus 2017 belum rampung dikerjakan. Salah satunya pembangunan dayah (meunasah) di Lorong Reului Mangat.
Ketua Tuha Peut Babah Dua, Tgk. Jamaluddin, 5 Agustus 2017, mengatakan, tersendatnya pembangunan meunasah tersebut karena kekurangan biaya dan harus dianggarkan pada tahun berikutnya.
Salah seorang anggota Tuha Lapan menyebutkan, dari dana 2015 dan 2016, sepengetahuan dirinya hanya dibangun satu balai musyawarah, satu dayah atau meunasah, dan satu pos jaga. “Selebihnya saya tidak tahu penggunaan (dana itu),” kata anggota Tuha Lapan yang minta tidak ditulis namanya.
Sumber itu menyebutkan, bangunan meunasah di Dusun Reului Mangat bersumber dari dana 2016 belum rampung dikerjakan.
“Pos jaga belum dicat, dayah atau meunasah belum siap atap dan bagian lainnya,” ujar sumber itu.[] (*sar)


