BerandaNewsPembunuhan Bripka Faisal, Kapolres: 2 Tersangka Meninggal, 3 Ditangkap dan 2 Buron

Pembunuhan Bripka Faisal, Kapolres: 2 Tersangka Meninggal, 3 Ditangkap dan 2 Buron

Populer

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin mengatakan, ada tujuh tersangka dalam kasus pembunuhan Bripka Anumerta Faisal di kawasan Pantai Bantayan, Kecamatan Seunuddon, Minggu, 26 Agustus 2018, dini hari.

Kapolres Ian Rizkian mengungkapkan itu saat konferensi pers di Aula Tribrata Mapolres Aceh Utara, Jumat, 31 Agustus 2018, sore. Kapolres Ian Rizkian turut didampingi Wakapolres Kompol Edwin Aldro, Kabag Ops AKP Iswahyudi, Kasat Reskrim Iptu Rezky Kholiddiansyah dan sejumlah anggotanya.

Menurut Ian Rizkian, tujuh tersangka itu merupakan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) “Setan Botak Peureulak”. Yakni, Zulkifli alias Jol alias Botak yang sudah tewas atau meninggal dunia (MD), Samsul Bahri alias Mancho (MD), Mukhtarmidi alias Tar alias Midi saat ini dalam perawatan medis di RSUD Cut Meutia, Buket Rata, Lhokseumawe, Darwin alias Wen dan Mhd. Arief Munandar alias Arep. Tersangka Darwin dan Arief Munandar dihadirkan dalam konferensi pers itu.

“Dua tersangka lainnya masih DPO (buron), yaitu TM alias Dek Gam dan Adi. Kami imbau agar kedua tersangka itu menyerahkan diri. Apabila mereka menyerahkan diri, tentunya akan meringankan hukuman, namun proses hukum akan tetap dilaksanakan,” kata Ian Rizkian.

Ian Rizkian menyebutkan, tersangka Mukhtarmidi dibawa ke RSUD Cut Meutia, Jumat pagi, karena dalam kondisi sakit. “Jadi, total tersangka yang sudah kita tangkap saat ini tiga orang,” ujarnya.

Menurut dia, para tersangka itu dijerat pasal 354, jo pasal 338, jo pasal 170, jo pasal 55 KUHPidana, jo pasal 1 ayat 1dan pasal 2 ayat 1 UU Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang senjata api.

Dalam konferensi pers itu ditunjukkan barang bukti senjata api AK-56, puluhan butir peluru, satu granat manggis, satu granat nanas, sejata revolver milik Bripka Faisal, magasin, sejumlah pakaian milik tersangka, parfum, dompet, tiga sangkur, senter, gunting, minyak singer, pulpen, empat uang logam dengan nilai 1.000, dan lainnya.

Turut dihadirkan dua tukang ojek atau RBT yang sebelumnya sempat diamankan tapi kemudian dipulangkan ke keluarganya masing-masing, yaitu Faisal, warga Gampong Meunasah Panton, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, dan Syahrul, warga Gampong Meunasah Asan, Kecamatan Madat, Aceh Timur. Sementara satu tukang ojek lainnya, Bahagia, warga Gampong Meunasah Asan, Madat, tidak hadir. Kedua tukang ojek itu hadir dengan didampingi perangkat gampong.

Baca juga: Kasus Penikaman Bripka Faisal: Tiga Pria Ditangkap Polisi Kini Dibebaskan

Kapolres Ian Rizkian mengatakan, (almahum) Bripka Anumerta Faisal adalah salah satu personel terbaik di Satuan Reskrim Polres Aceh Utara.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya