BANDA ACEH – Pemerintah Aceh mengajak masyarakat untuk ikut serta mempercepat vaksinasi Covid-19 melalui Puskesmas, rumah sakit, maupun tempat vaksinasi massal yang digelar pemerintah.
“Hal tersebut penting untuk membentuk kekebalan komunitas di Aceh. Sehingga virus corona tidak mampu menyusup ke tubuh masyarakat di Bumi Serambi Mekkah ini,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto, 11 Juni 2021, sore.
Iswanto mengingatkan masyarakat yang sudah divaksin tetap mematuhi protokol kesehatan. Sebab di masa pemenuhan vaksinasi bagi seluruh masyarakat, protokol kesehatan masih sangat penting diterapkan agar tidak tertular.
“Orang yang sudah divaksin tidak menutup kemungkinan tertular kembali apabila tidak patuh protokol kesehatan, namun mereka yang sudah divaksin kekebalan tubuhnya lebih baik dan risiko buruk dari penularan sangat kecil,” kata Iswanto.
Iswanto menyebut vaksinasi massal yang digelar Pemerintah Aceh juga bekerja sama dengan jajaran Kodam Iskandar Muda dan Polda Aceh. Kegiatan tersebut digelar serentak di kabupaten/kota dengan dipantau masing-masing kepala daerah. Vaksinasi ini melibatkan para vaksinator dari tim medis Pemerintah Aceh dan dibantu oleh tim dari TNI dan Polri.
Menurut Iswanto, hari kedelapan vaksinasi massal Covid-19 yang digelar Pemerintah Aceh di Gedung Banda Aceh Convention Hall, berhasil menyasar 719 orang, Jumat (11/6). Mereka terdiri dari ASN Pemerintah Aceh, lansia, pra-lansia serta petugas pelayan publik lainnya.
“Dengan bertambahnya 719 orang tersebut, maka total capaian vaksinasi selama delapan hari sudah 5.572 orang. Pada intinya jumlah capaian per hari jauh melampaui target sebagaimana kita tetapkan sebelum vaksinasi massal digelar, pada saat itu kita targetkan 300 orang per hari,” ujar Iswanto.
Oleh sebab itu, lanjut Iswanto, Pemerintah Aceh menyampaikan apresiasi atas antusiasme ASN menyukseskan vaksinasi sebagai upaya bersama mengakhiri pandemi Covid-19.[](*/Irm)




