BANDA ACEH – Pemerintah Aceh berkomitmen dan terus mendukung peningkatan tata kelola pemerintahan untuk meningkatkan pelayanan dan menyejahterakan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Aceh Dermawan saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Aceh pada Forum Koordinasi dan Konsultasi Arah Kebijakan Penataan Sumber Daya Aparatur dan Penguatan Akuntabilitas serta Pemberantasan Pungutan Liar, di Hermes Palace Hotel, Rabu, 6 September 2017.

Dermawan menyebutkan, untuk lima tahun ke depan, Pemerintah Aceh akan melanjutkan berbagai program yang dianggap berhasil di masa sebelumnya. Namun, perbaikan internal pemerintahan tetap menjadi salah satu yang utama.

“Pemerintah Aceh akan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi melalui Program Sistem Informasi Aceh Terpadu atau SIAT. Pemanfaatan teknologi ini diharapkan akan selalu memperbaharui berbagai kegiatan dan program pemerintah secara baik, sehingga semua pihak dapat melakukan pemantauan,” ujar Dermawan, dikutip dari siaran pers diterima portalsatu.com.

Dermawan menjelaskan, sektor pelayanan publik khususnya bidang kesehatan, Pemerintah Aceh akan menerapkan Program JKA plus, yaitu program kesehatan yang harus setingkat lebih baik dari JKA di masa lalu. Ia juga memaparkan sejumlah program lainnya di bidang pendidikan, energi, pertanian dan maritim.

“Untuk menjalankan semua itu, tentu saja dibutuhkan tim kerja yang kompak dan semangat kerja yang kuat dari semua aparatur yang ada. Karena itu peningkatan kualitas dan kompetensi aparatur, perbaikan mental, pembenahan organisasi, peningkatan akuntabilitas dan transparansi serta disiplin kerja harus terus ditingkatkan,” kata Dermawan.[](rel)