SUBULUSSALAM – Anggota DPRK Subulussalam Heppy Bancin mendesak pemerintah setempat segera membangun jembatan yang rusak diterjang banjir di empat desa dalam kecamatan Penanggalan, Minggu, 31 Januari 2016.

Heppy menyebut, pemerintah bisa menggunakan dana tanggap darurat bencana untuk membangun jembatan itu. Sebab, kata dia, jika menunggu proses pengusulan dana dalam APBK Perubahan 2016 akan memakan waktu lama, sehingga pekerjaan untuk jembatan itu pun berlarut-larut.

“Kami usulkan jembatan yang rusak di beberapa desa di Kecamatan Penanggalan  segera dibangun selesai tahun ini. Dananya dari dana tanggap darurat bencana karena jembatan rusak akibat banjir.  Dana itu bisa dianggarkan Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah (DPKKD)  Subulussalam, sedangkan BPBD dan Dinas PU yang membuat perencanaannya,” kata Heppy.

Heppy mengatakan, jembatan yang rusak akibat banjir seperti jembatan di Desa Penanggalam menuju SMKN 1 Penanggalan, jembatan Desa Cepu menuju ke Desa Penuntungan (SKPC), jembatan di Desa Kuta Tengah dan jembatan Desa Kampung, Kecamatan Penanggalan.

“Jembatan-jembatan itu harus segera diperbaiki atau dibangun kembali agar tidak menghambat aktivitas masyarakat, termasuk saat mengangkut hasil pertanian,” ujar Heppy.[] (idg)

Laporan Wahda