BIREUEN – Pemerintah menginstruksikan pemerintah desa untuk melaksanakan pembangunan dengan menggalakkan Padat Karya Tunai. Terutama dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur dengan dana desa.

“Pergunakan potensi SDM di desa,” ucap Abdul Halim Iskandar, Menteri Desa dan PDTT pada silaturahmi dengan perangkat desa se-Kabupaten Bireuen di AAC Ampon Chik Peusangan, Matangglumpangdua, Bireuen, Sabtu, 14 Maret 2020, sore.

Sistem Padat Karya Tunai dilakukan agar warga mendapat uang dengan menjadi pekerja pada kegiatan pembangunan menggunakan dana desa. Maka dana desa berputar di desa dan masyarakat terberdayakan.

“Dana desa 2020 tidak lagi melalui kas daerah tetapi dari kas negara ke KPPN lalu ke rekening desa. Beda dengan tahun 2019 dari kas negara ke kas daerah dan baru kemudian ditransfer ke rekening desa,” ujarnya.

Di tempat sama, Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar mengatakan bangga sebab sudah lama tak melihat sebuah komunitas dalam jumlah banyak yang sangat tenang saat pembacaan Alquran pada pembukaan silaturahmi itu.

“Suasana yang rukun sangat dibutuhkan dalam pembangunan. Termasuk dalam pembangunan sumber daya manusia. Saya yakin Kabupaten Bireuen ke depan akan lebih maju dan berprestasi,” katanya.

Masyarakat Bireuen, kata dia, harus bangga ada sosok yang tak gampang menyerah seperti Ruslan M. Daud, anggota DPR RI dari Fraksi PKB asal Bireuen. “Ruslan selalu di depan dan vokal dalam membela kepentingan Aceh”.

Plt. Bupati Bireuen, Dr. H. Muzakkar A. Gani, S.H., M.Si., mengatakan beberapa waktu lalu Bireuen kedatangan Presiden Joko Widodo yang memberi pengaruh positif untuk kemajuan Bireuen. Muzakkar lalu memaparkan kondisi Kabupaten Bireuen. 

Menurut dia, sejak 2014 hingga 2019 sudah Rp1,6 triliun dana desa disalurkan ke 609 desa. Bireuen memperoleh sejumlah penghargaan pemerintah pusat di bidang pembangunan desa dalam beberapa tahun terakhir.

Sementara anggota Komisi V DPR RI, Ruslan M. Daud mengapresiasi kehadiran Mendes PDTT ke Kabupaten Bireuen. Ia berharap hubungan yang sinergi dengan Pemkab Bireuen dapat terus berlanjut.

Ruslan paham apa yang diinginkan perangkat desa di Kabupaten Bireuen sebab menjadi Bupati Bireuen periode 2012-2017.

Ruslan yakin ke depan Bireuen lebih bersinar. “Apapun program yang bisa dibawa ke Bireuen siap kita dorong,” ucapnya. 

“Dari 2.300 triliun APBN, semoga Aceh jangan hanya menonton terutama Kabupaten Bireuen. Maka kehadiran Mendes hari ini membawa angin segar untuk Kabupaten Bireuen,” kata Ruslan. 

Sebelumnya, tiba di Bireuen, Mendes PDTT di-peusijuek di Pendopo Bireuen. Usai silaturahmi dengan perangkat desa di Peusangan, Abdul Halim melakukan kinjungan ke Desa Meunasah Nibong, Kecamatan Peusangan.[]