SUBULUSSALAM – Ratusan pemilih pemula di wilayah Kota Subulussalam diharapkan menggunakan hak pilihnya pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh pada 15 Februari 2017 mendatang.
“Sasaran kita pemilih pemula supaya dapat menggunakan hak pilih saat pilgub Aceh mendatang,” kata Ketua KIP Kota Subulussalam, Drs. Syarkawi Nur kepada portalsatu.com, Rabu, 21 Desember 2016.
Ia menjelaskan, para pemilih pemula saat ini masih duduk di kelas 3 SMA sederajat dan baru genap 17 tahun saat hari pencoblosan dan perhitungan suara atau tepatnya pada 15 Februari tahun depan.
“Target utama sosialisasi pencoblosan kepada pemilih pemula karena mereka belum pernah menyalurkan hak pilih,” tambahnya.
Saat pemungutan suara, kata Syarkawi, mereka yang saat ini belum memiliki e-KTP bisa mencoblos dengan menggunakan surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Subulussalam.
“Mereka sudah masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) dan sudah melakukan perekaman dan data base Disdukcapil. Maka mereka bisa mencoblos dengan membawa surat keterangan dari Disdukcapil,” kata Syarkawi.
Ia menambahkan, KIP Kota Subulussalam akan turun ke kecamatan untuk melakukan sosialisasi pencoblosan, termasuk ke sekolah-sekolah untuk pemilih pemula yang sedang duduk di kelas 3 SMA dan sederajat.
“Nanti kami coba surati kepala sekolah, minta waktu untuk sosialisasi kepada pemilih pemula. Khawatirkan kita nanti mereka tidak paham mencoblos kalau tidak sosialisasi sejak sekarang,” ungkap Syarkawi.[] *(sar)



