LHOKSUKON – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mengajak masyarakat untuk tetap menjaga jarak saat merayakan hari meugang menyambut bulan suci Ramadan 1441 H. Menjaga jarak merupakan salah satu prosedur protokol kesehatan guna mencegah penyebaran wabah Coronavirus disease 2019 atau Covid-19.
Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf, mengatakan, dalam merayakan kegiatan meugang hendaknya masyarakat tetap mematuhi aturan kesehatan sesuai dengan imbauan pemerintah. Baik bagi para pedagang maupun masyarakat yang berbelanja di pasar-pasar.
“Bagi yang melaksanakan kegiatan meugang, terutama saat berbelanja di pasar atau kumpul keluarga untuk makan bersama, kita minta agar tetap mematuhi imbauan pemerintah sesuai aturan kesehatan untuk menghindari penularan wabah Covid-19,” kata Fauzi Yusuf didampingi Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Wabah Covid-19 Kabupaten Aceh Utara, Andree Prayuda, S.STP., M.A.P., Jumat, 17 April 2020.
Menurut Fauzi Yusuf, meugang sudah menjadi kegiatan turun temurun dan susah untuk ditiadakan. Bahkan, sudah sangat kental dalam tradisi masyarakat Aceh, terutama meugang menjelang bulan suci Ramadan.
Biasanya masyarakat berbelanja berbagai kebutuhan meugang ke pasar-pasar, sehingga suasana pasar akan lebih ramai dari biasanya. Kemudian pada satu atau dua hari jelang masuknya bulan Ramadan ada acara kumpul keluarga dan makan bersama.
“Ini adalah local wisdom yang selalu dipraktekkan dalam tradisi masyarakat kita, karena itu kita imbau agar dalam suasana meugang tahun ini tolong tetap mematuhi aturan kesehatan karena saat ini sedang mewabahnya virus Covid-19,” pinta Fauzi.
Hal-hal yang perlu dipatuhi dalam pelaksanaan meugang, di antaranya tetap menggunakan masker di manapun berada, sering mencuci tangan dengan memakai sabun, serta tetap menjaga jarak fisik (physical distancing) dan social distancing seperti tidak berjabat tangan. Hal ini penting dilakukan agar kita semua terhindar dari penularan Covid-19.
Fauzi mengajak seluruh masyarakat Aceh Utara yang ingin melaksanakan meugang hendaknya dilaksanakan dengan sesederhana mungkin. Hendaknya menghindari mengumpulkan keluarga dalam jumlah banyak, apalagi jika ada yang datang dari luar daerah.
“Kita tidak melarang, tapi tetap kita imbau sebaiknya hindari kumpul keluarga dalam jumlah banyak,” ujar Fauzi.
Meskipun hingga saat ini tidak ada yang positif corona di Aceh Utara, lanjut Fauzi, pihaknya meminta segenap lapisan masyarakat untuk tetap waspada dan patuh terhadap aturan protokol kesehatan. Selalu upayakan untuk membiasakan diri hidup bersih dan sehat.
“Selanjutnya mari terus kita berdoa kepada Allah SWT semoga wabah virus ini cepat dilenyapkan, sehingga kita bisa beribadah dengan nyaman dan khusyuk dalam bulan suci Ramadan ini,” pungkas Wabub Fauzi Yusuf.[](rilis)




