BIREUEN – Pemkab Bireuen melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen tangani tanggul saluran pembuang yang jebol dan badan jalan yang ambruk di jalan utama menuju Pasar Induk Bireuen di Desa Geulanggang Gampong, Kota Juang, Bireuen.
Pantauan di lokasi Sabtu, 6 Juni 2020 siang, penanganan tanggul dan badan jalan yang rusak sebab banjir itu dengan menggunakan satu alat berat untuk memasang pancang cerucuk dari bambu dan batang kelapa.
Kalak BPBD Kabupaten Bireuen Teguh Mandiri Putra S.STP melalui Kasie Kedaruratan dan Logistik Nazli SP MSM mengatakan penanganan dilakukan dengan pemasangan cerucuk dari bahan material bambu dan pohon kelapa.
“Diantara bambu setiap tiga meter dipancang satu batang kelapa. Aktivitas baru dapat dilakukan hari ini sebab butuh waktu menyediakan material bambu dan batang kelapa,” ujar Nazli.
Nazli mengatakan pada titik pertama dilakukan pemasangan cerucuk sepanjang 45 meter sebelah jalan 20 meter sebelah persawahan. Pada titik kedua 22 meter sebelah jalan dan 20 meter sebelah persawahan.
Penanganan tersebut dilakukan dengan dana dari pos Biaya Tak Terduga (BTT) Pemkab Bireuen. Saat melihat ke lokasi Selasa, 2 Juni 2020 bersama dinas terkait. Plt Bupati Bireuen Muzakkar A Gani memerintahkan BPBD Bireuen menangani tanggul yang rusak itu.
Pekerjaan perbaikan itu ditarget selesai dalam waktu seminggu. Selama pekerjaan itu pula akses jalan utama dari arah Jalan Banda Aceh – Medan menuju Pasar Induk Bireuen ditutup untuk pengguna jalan.
Diberitakan sebelumnya sebab tanggul saluran pembuang yang jebol belum ditangani. Sejumlah rumah warga di Dusun Barat Desa Geulanggang Gampong (Cureh), Kota Juang, Bireuen terendam banjir, Selasa, 02 Juni 2020, dinihari.[]



