BLANGKEJEREN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues akan menggelola objek wisata danau Marpunge beserta hamparan pasir putihnya. Objek wisata di tengah rimba perawan Gunung Leuser ini diharapkan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.
Bupati Gayo Lues, H Muhammad Amru yang ikut dalam ekspedisi bersama 236 orang ke danau Marpunge, Minggu, 1 Maret 2020 di pinggir danau segi tiga tersebut. Amru juga mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan Balai Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).
“Kita akan laporkan dan memikirkan apa yang harus kita buat, sehingga tempat ini tetap lestari bernilai ekonomi,” jelas Amru didampinggi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gayo Lues, Suhaidi dan tim ekpedisi lainya.
Menurut Amru, kerja sama dengan TNGL harus dilakukan supaya tidak melanggar regulasi atau tidak dilakukan secara ilegal, dan kerja sama itu diharapkan mampu menciptakan hutan lestari masyarakat sejahtera.
“Mengenai perjalanan ke sini sulit diungkapkan dengan kata-kata, yang jelas perjalanan ke danau Marpunge sangat melelahkan tetapi sangat menyenangkan, capek, penuh tantangan, melelahkan tapi ada kepuasan tersendiri,” pungkasnya.[**]


