BLANGKEJEREN – Pemerintah Kabupaten Gayo Lues dan pihak Telkomsel kembali membahas masalah koneksi jaringan internet yang sering teruputus. Pasalnya, akibat tidak ada jaringan, proses belajar jarak jauh di tengah Covid-19 dan keperluan lainya tidak bisa dilakukan masyarakat setempat.
Said Idris Wintareza, Kepala Dinas Kominfo Gayo Lues, Selasa, 6 Oktober 2020, mengatakan Pemkab Gayo Lues dipimpin Bupati H. Muhammad Amru, Wakil Bupati H. Said Sani, dan pihak Kominfo, sudah melaksanakan pertemuan membahas masalah jaringan internet untuk Gayo Lues.
“Dari hasil pertemuan antara Pemda Gayo Lues dengan pihak Telkom Group Witel Aceh dan Vendor Telkom, disepakati bahwa di beberapa titik lokasi yang sering mengalami banjir dan longsor akan dipasang tiang guna menormalkan jaringan. Sebab, di daerah Tanah Karo, sering terjadi longsor dan juga perbaikan jalan yang dilakukan Balai Jalan Nasional hingga berakibat kabel optik terputus,” kata Said Idris.

Selain itu, dalam rapat revitalisasi jaringan backbone fiber optik yang digelar di Pendopo Bupati Gayo Lues itu juga membahas penyambungan kabel optik dari wilayah Aceh Tengah ke Gayo Lues. Sehingga jika jaringan dari daerah Tanah Karo, Sumatera Utara, mengalami gangguan, masyarakat masih bisa menggunakan jaringan dari penyambungan Aceh Tengah.
“Saat ini pihak Telkomsel sedang melakukan perbaikan di lokasi yang sering terputus. Mereka menargetkan dalam dua bulan ke depan, jaringan akan normal lagi. Sementara untuk penyambungan jaringan internet dari Aceh Tengah, itu akan dilakukan tahun 2021 nanti,” jelas Said Idris.
Sebelumnya, jaringan Telkomsel di Kabupaten Gayo Lues kerap mengalami gangguan hingga putus total. Selain tidak bisa internetan, masyarakat juga tak dapat menelepon. Masyarakat mendesak Pemkab Gayo Lues segera mencari solusi supaya jaringan internet bisa normal kembali.[]



