LANGSA – Sebanyak 50 unit lapak kios pasar tradisional di Kecamatan Langsa Baro dibangun dengan anggaran sebesar Rp 5 miliar lebih bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2015. Program pembangunan kios ini merupakan upaya Pemko Langsa untuk mendorong percepatan pembangunan daerah.
“Supaya pertumbuhan ekonomi di Kota Langsa, khususnya di Kecamatan Langsa Baro pun tercapai. Pemko Langsa terus berupaya memberdayakan usaha ekonomi skala mikro, kecil dan menengah untuk dapat meningkatkan pendapatan bagi para pedagang,” ujar Kepala Diskoperindag dan UKM Kota Langsa, Ariman, saat meresmikan pasar tradisional di Kecamatan Langsa Baro, Selasa, 31 Mei 2016.
Dia mengatakan pemerintah memberikan tempat usaha yang layak dalam meningkatkan sarana dan prasarana. Selain itu, pasar tradisional ini diharapkan menjadi pendukung upaya pengembangan dan perluasan kesempatan kerja, guna menanggulangi kemiskinan maupun pengangguran sekaligus memberdayakan pedagang pasar.
“Kita harap kios pasar tradisional Langsa Baro ini dapat menjadi salah satu jantung perekonomian masyarakat Kota Langsa khususnya di Kecamatan Langsa Baro dan sekitarnya,” katanya.[](bna)


