Minggu, Juli 21, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaNewsPencuri Spesialis Pencungkil...

Pencuri Spesialis Pencungkil Rumah Ditembak di Aceh Utara

LHOKSUKON – Polisi membekuk dua maling spesialis pembobol rumah warga di kawasan Simpang Paloh Lada, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Kamis, 25 Januari 2018 lalu. Dalam penangkapan itu, salah satu tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di bagian kaki karena mencoba melarikan diri dan mengakibatkan petugas terkilir.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata atau Untung Sangaji dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres setempat, Senin, 29 Januari 2018 menyebutkan, dua tersangka, yaitu Rizal alias Burong, 26 tahun, Gampong Meunasah Meuria, Kecamatan Kuta Makmur, dan Ismuhar alias Odeng, 28 tahun, warga Gampong Binjee, Kecamatan Nisam.

“Petugas dicederai itu biasa, kalau petugas harusnya punya ilmu beladiri. Tersangka dilumpuhkan karena melawan petugas dan berusaha melarikan diri,” ujar Untung Sangaji.

Kata Untung, sebelum dilumpuhkan, petugas terlebih dahulu memberikan tembakan peringatan ke udara, namun tidak digubris tersangka Rizal alias Burong.

Bersama tersangka turut diamankan sejumlah barang bukti, di antaranya, 1 sepeda motor (sepmor) Suzuki Satria FU 150 CC warna hitam dengan nomor polisi nopol BL 5049 BY, 1 sepmor Yamaha RX King warna hitam nopol BL 3116 JC, dua dompet berisi uang Rp 1 juta, 1 unit telepon seluler merk Samsung, 1 unit ponsel merk Oppo A37 warna putih, 1 cincin emas dengan berat 3 gram 880 mili dan 1 gram 250 mili.

Saat ditanyai AKBP Untung Sangaji, tersangka Odeng mengaku baru beraksi sekali atas ajakan tersangka Burong. Sementara Burong mengaku sudah mencuri di puluhan rumah warga.

“Saya biasa beroperasi di Kecamatan Samudera dan Matangkuli, Aceh Utara. Di wilayah Bireuen juga ada. Untuk jumlah rumah saya tidak ingat, puluhan jumlahnya. Biasanya saya mengambil apa saja barang berharga yang ada di rumah, termasuk sepeda motor, mobil belum pernah ambil. Ketika beraksi saya tidak mengganggu pemilik rumah. Tidak ada ilmu, saya lakukan dengan keyakinan hati,” terang Burong.[]

Baca juga: