SUBULUSSALAM – Masa pendaftaran CPNS telah ditutup pada Rabu, 27 November 2019, sekitar pukul 20.00 WIB. Sebanyak 10 formasi CPNS di Pemerintah Kota Subulussalam dilaporkan kosong alias tidak ada pelamar.

“Pendaftaran telah ditutup tadi malam pukul 20.00 WIB, dan ada 10 formasi yang tidak ada pelamarnya,” kata Plt. Kepala BKPSDM Kota Subulussalam, Asmardin, S.H., M.H., kepada portalsatu.com, Kamis 28 November 2019.

Dia menyebutkan, 10 formasi tersebut masing-masing dibutuhkan 1 orang, namun hingga batas waktu pendaftaran ditutup, tidak ada pelamar yang mendaftar pada jurusan tersebut.

Adapun 10 formasi tersebut:

1. Pemeriksaan sanitasi

2. Analisis persandian

3. Pengolahan penyaluran dan penempatan kerja penyandang cacat dan lansia

4. Dokter gigi, spesialis orthodonti

5. Dokter spesialis mata

6. Dokter spesialis paru

7. Dokter Spesialis patologi klinik

8. Dokter spesialis penyakit dalam

9. Dokter spesialis THT

10.Dokter spesialis obstetri dan genekologi

Asmardin mengatakan, meski terdapat 10 formasi kosong peminat, namun jumlah pelamar CPNS untuk Pemko Subulussalam tergolong tinggi mencapai 5336 pelamar dari 199 formasi yang dibuka.

Dari 199 formasi tersebut, khusus formasi kebidanan jumlah pendaftar membludak mencapai 1.079 pelamar, dari 15 yang dibutuhkan. Di susul formasi perawat terampil 1.058 pelamar dari 25 yang dibutuhkan. Dan ahli pratama perawat sebanyak 418 pelamar dari 20 yang dibutuhkan. 

“Selanjutnya panitia akan melakukan verifikasi semua berkas persyarakatan penerimaan CPNS, dan nantinya akan diumumkan lagi CPNS yang lulus administrasi,” kata Asmardin.

Asmardin menambahkan, bagi CPNS yang lulus syarat administrasi nantinya, akan mengikuti tahap berikutnya yaitu ujian yang akan dimulai pada bulan Februari 2020 mendatang.

“Seterusnya ikut ujian di bulan Februari 2020, kalau tidak ada perubahan,” ungkap Asmardin.[]