Jumat, Juli 19, 2024

Inilah Struktur Lengkap Kepengurusan...

BANDA ACEH - Ketua Umum Majelis Syuriah Pengurus Besar Himpunan Ulama Dayah Aceh...

Samsul Azhar Dilantik sebagai...

BANDA ACEH - Pj. Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, melantik Samsul Azhar sebagai Pj....

Ini Kata Camat Tanah...

ACEH UTARA - Pemerintah sedang melakukan pendataan bangunan yang rusak akibat diterjang badai...

JPU Tuntut Lima Terdakwa...

BANDA ACEH - Jaksa Penuntut Umum menuntut empat terdakwa perkara dugaan korupsi pada...
BerandaNewsPenetapan Tunjangan Guru...

Penetapan Tunjangan Guru Kawasan Terpencil Gayo Lues Terkesan Rancu

BLANGKEJEREN – Penetapan sekolah penerima tunjangan khusus atau tunjangan guru kawasan terpencil untuk Kabupaten Gayo Lues terkesan rancu. Pasalnya, sekolah yang lebih dekat dengan Ibukota Kabupaten Gayo Lues diberikan tunjangan khusus, sedangkan sekolah yang berada di pedalaman atau terpencil, gurunya malah tidak diberikan tunjangan.

Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Gayo Lues, Radli, S.Pd., Selasa, 22 Februari 2022, mengatakan berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Pendidikan tahun 2021, jika ada sekolah yang berada di Desa Kuning, Desa Lukup Baru, Desa Magang, Desa Padang Pasir, Kecamatan Rikit Gaib, Desa Meloak Sepakat, Kecamatan Putri Betung, dan Desa Uning Sepakat, Kecamatan Dabun Gelang, diberikan tunjangan khusus.

“Keputusan Kemendikbud untuk tahun 2022 ini belum keluar, biasanya bulan Juni baru keluar SK-nya. Kalau untuk tahun 2021, ya, desa di atas tadi yang masuk kategori sangat terpencil, dan guru yang mengajar di sana diberikan tunjangan khusus sebesar gaji pokok untuk guru PNS, dan Rp1.500.000 untuk guru honorer per bulan,” kata Radli.

Secara pribadi, Radli mengaku juga tidak setuju jika Kemendikbud hanya memberikan tunjangan khusus kepada beberapa sekolah tersebut. Sedangkan untuk sekolah yang jarak tempuhnya lebih sulit malah tidak diberikan tunjangan.

“Kalau dulu berdasarkan usulan dari Dinas Pendidikan sekolah penerima tunjangan khusus ini. Tapi sejak beberapa tahun terakhir, Kemendikbud mengambil data dari Kementerian Desa. Artinya, desa yang sangat terpencil menurut Kemendes diberikan tunjangan khusus oleh Kemendikbud,” ujar Radli.

Menurut Radli, ada beberapa sekolah lagi di Gayo Lues yang sangat layak menerima tunjangan khusus jika dilihat jarak tempuh atau tingkat kesulitan menuju desa. Seperti sekolah di Desa Lesten, Desa Perlak, Desa Badak Uken, Terlis, Tingkem, dan sekolah di Pantan Cuaca.

“Kalau memang ada lagi dasarnya Dinas Pendidikan mengusulkan ke Mendikbud sekolah yang layak menerima tunjangan khusus ini, maka kami akan mengusulkannya. Tapi sampai sekarang belum ada dasarnya. Dan kami hanya menunggu penetapan dari Kemendikbud saja,” kata Radli.

Dia menilai salah satu solusi agar guru yang mengajar di pedalaman mendapatkan tunjangan khusus adalah dengan cara menurunkan status desa dari berkembang atau terpencil menjadi desa sangat terpencil. Sehingga ketika data itu dimuat oleh Kemendes, maka Kemendikbud sudah memiliki dasar memberikan tunjangan khusus untuk guru tersebut.[]

Baca juga: