LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akan membeli sejumlah fasilitas penanganan sampah dengan anggaran tahun 2021, termasuk dana Otsus. Di antaranya, kapal, truk, dan bin container atau wadah sampah.
Hasil penelusuran portalsatu.com/ pada laman resmi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP RI, Sabtu, 15 Mei 2021 siang, dalam RUP DLH Lhokseumawe tahun anggaran 2021 terdapat satu paket “Pengadaan Kapal Pembersih Sampah” dengan pagu Rp198.250.000.
Selain itu, “Pengadaan Truck AMR Roll (Arm Roll Truck/ART, red) Sampah dan Bincontainer (OTSUS)” dua unit senilai Rp1.100.000.000.
Ada pula “Pengadaan Bin Container Bak Tertutup” empat unit Rp198.250.000, dan satu paket “Pengadaan Tong Sampah Plastik Fiber 3 in 1 di Wilayah Kota Lhokseumawe” Rp99.750.000.
Berikutnya, “Pengadaan Baju Kerja Buruh” sebanyak 676 buah, atau 338 pasang Rp200 juta.
Selain pengadaan barang, ada satu paket jasa konsultansi “Pengadaan Aplikasi Pengelolaan Sampah” Rp148.875.000.
Kepala DLH Lhokseumawe, Dedi Irfansyah, dikonfirmasi portalsatu.com/ lewat telepon seluler, Sabtu, 15 Mei 2021 siang, mengatakan sama seperti Satuan Kerja Perangkat Kota (SKPK) lainnya, anggaran dinasnya tahun ini juga dipangkas sekitar 20 persen lantaran adanya kebijakan refocusing APBK untuk penanganan Covid-19.
“Semua dinas rata-rata kena refocusing 20 persen. (Di DLH) termasuk (anggaran) pemeliharaan alat, sparepart-nya. Alat-alat kan sangat mahal. Kalau sudah seperti ini apapun cerita harus kita tangani pelan-pelanlah ya kan,” ujar Dedi saat ditanya apakah anggaran untuk penanganan sampah juga kena refocusing.
Namun, Dedi mengakui tahun ini di DLH ada pengadaan dua arm roll truck. “Sedang proses tender kalau tidak salah saya,” ucapnya.
Jika pengadaan dua truk itu terealisasi maka jumlah armada pengangkut sampah di DLH menjadi 15 unit. Karena menurut Dedi saat ini DLH memiliki 13 truk yang fungsional.
Dedi juga membenarkan ada pengadaan empat bin container. “Itupun belum memadai juga, karena yang lama sudah rusak. Yang ada untuk saat ini sekitar 10 bin container yang fungsional,” katanya.
Pengadaan satu paket kapal pembersih sampah? “Ada kalau tidak salah saya. Kapal seperti perahu. Fungsinya untuk membersihkan area dalam Waduk (Pusong-Keude Aceh). Misalnya, pembersihan sampah-sampah kecil, kotoran-kotoran limbah di situ bisa kita angkat,” tutur Dedi.[](nsy)





