BANDA ACEH – Dana pengadaan mobil dinas pimpinan DPR Aceh senilai Rp6,55 miliar lebih, dan kendaraan operasional Sekretaris DPRA Rp750 juta bersumber dari APBA tahun 2019. Sehingga total pagu pengadaan mobil empat pimpinan DPRA dan Sekwan mencapai Rp7,30 miliar lebih.
Data dilihat portalsatu.com/, Rabu, 30 Oktober 2019, dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) Sekretariat DPRA tahun 2019, pagu pengadaan satu mobil ketua DPRA Rp1.942.080.000, dan tiga mobil wakil ketua DPRA Rp4.616.640.000. Artinya, tiga mobil wakil ketua DPRA sekitar Rp1,53 miliar lebih/unit. Pengadaan empat mobil mewah itu melalui metode pemilihan tender cepat.
Sedangkan pagu pengadaan mobil jabatan Sekretaris DPRA (Sekwan) Rp750.000.000 melalui metode pemilihan E-Purchasing.
E-Purchasing adalah tata cara pembelian barang/jasa melalui sistem Katalog Elektronik (E-Catalogue). Katalog Elektronik adalah sistem informasi elektronik yang memuat daftar, jenis, spesifikasi teknis dan harga barang/jasa tertentu dari berbagai penyedia barang/jasa pemerintah.

(Screenshot tender mobil ketua DPRA. Foto portalsatu.com/)

(Screenshot tender mobil wakil ketua DPRA. Foto portalsatu.com/)
Dilihat portalsatu.com/ pada laman resmi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Provinsi Aceh, pengadaan mobil ketua dan wakil ketua DPRA sedang dalam proses tender. Tahap tender saat ini upload dokumen penawaran, 31 Oktober – 4 November 2019.
Nilai harga perkiraan sendiri (HPS) paket pengadaan mobil ketua DPRA Rp1.811.040.000, dan tiga mobil wakil ketua DPRA Rp4.231.920.000.
portalsatu.com/ sudah berusaha mengonfirmasi data pengadaan mobil dinas ketua dan wakil ketua DPRA serta Sekwan bersumber dari APBA 2019 itu kepada pihak Sekretariat DPR Aceh, Rabu-Kamis, 30-31 Oktober 2019. Namun, Sekretaris DPRA, Suhaimi, tidak merespons panggilan masuk di telepon selulernya. Suhaimi juga belum menanggapi pertanyaan dikirim via WhatsApp meski sudah dibaca, Rabu (kemarin).
Ketika ingin ditemui di ruangan kerjanya, Kamis pagi tadi, Sekwan melalui ajudannya meminta portalsatu.com/ mengonfirmasi data pengadaan mobil tersebut kepada Kasubbag Humas Setwan, Mawardi. Sementara Mawardi dihubungi, Rabu sore, mengaku sedang berada di luar daerah. Dia mengaku baru dapat memberikan keterangan pada Senin nanti setelah pulang ke Banda Aceh dan melihat berkas terlebih dahulu di Setwan.[](Khairul Anwar/nsy)
Lihat pula:





