LHOKSEUMAWE – Polres Lhokseumawe telah memintai keterangan sejumlah saksi terkait insiden bom molotov di Meunasah Blang Kandang, Lhokseumawe, termasuk saksi pelapor Salbiah (35) ibu korban Maryani 18. Dari keterangan saksi diketahui korban dan pelaku pernah berhubungan asmara, tetapi berakhir karena tidak mendapat restu dari keluarga.
Salbiah dan keluarga korban tidak suka dengan Petruk, karena tersangka dikenal berkelakuan seperti mafia di kampungnya. Ditambah lagi korban sudah memiliki kekasih baru, kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha W, Kamis, 29 Juni 2017.
Sebelum kejadian malam lebaran kedua tersebut, pelaku pernah datang ke rumah dan membuat keributan. Namun, Petruk lari setelah Salbiah mengusirnya dengan linggis.
Rencananya korban akan dibawa ke Jakarta dan tinggal dengan keluarganya di sana, karena sebelum kejadian malam lebaran itu, kerap diancam pelaku, kata Budi mengutip keterangan ibu korban.
Selain itu, kepada polisi tersangka mengakui dendam dengan korban. Pria yang berstatus honor di Dinas Perhubungan Kota Lhokseumawe tersebut cemburu karena korban telah memiliki kekasih baru.[]


