Kamis, Juli 25, 2024

Capella Honda Gandeng Jurnalis...

BANDA ACEH - Dalam rangka kampanye Sinergi Bagi Negeri, PT Astra Honda Motor...

Kejari Gayo Lues Eksekusi...

BLANGKEJEREN - Kejaksaan Negeri Kabupaten Gayo Lues kembali mengeksekusi uqubat cambuk terhadap delapan...

Pj Bupati Gayo Lues...

 BLANGKEJEREN - Askab PSSI Kabupaten Gayo Lues mulai mengelar pertandingan sepak bola Antar...

Bank Indonesia Aceh Ajarkan...

BANDA ACEH - Bank Indonesia Provinsi Aceh, melaksanakan kegiatan Kick Off serentak implementasi...
BerandaPengendara Diminta Waspada...

Pengendara Diminta Waspada saat Lintasi Kedabuhen

SUBULUSSALAM – Jalur penghubung Subulussalam – Sumatera Utara di kawasan pegunungan Kedabuhen yang berada antara Desa Jontor dengan Desa Lae Ikan sudah bisa dilalui kembali. Meski begitu para pengandara diminta untuk berhati-hati saat melintasi kawasan ini.

Malam tadi tim gabungan dari Pemko, polisi, TNI dan masyarakat bekerja sama membersihkan badan jalan yang tertimpa longsor di lintasan jalan nasional tersebut.

“Sejak sekitar jam 11.30 WIB malam jalur tersebut sudah bisa dilalui oleh kendaraan baik motor maupun mobil dari dua arah. Hanya saja laju kendaraan yang melintas di bekas titik longsor tersebut harus hati-hati karena masih banyak tumpukan kayu bekas longsor,” kata Camat Penanggalan, Abdi Suhada Bancin, kepada portalsatu.com siang tadi, Kamis, 10 Maret 2016.

Sejumlah personel polisi dan TNI serta dari Dinas Pekerjaan Umum Kota Subulussalam, BPBD, dibantu Masyarakat, kata Abdi Suhada Bancin, masih bersiaga di sekitar lokasi longsor. Petugas tersebut mengatur arus kendaraan yang melintasi jalur tersebut. Pengaturan dilakukan agar kendaraan yang melintas mengurangi kecapatannya karena kondisi jalan masih berserakan kayu besar akibat longsor. 

“Sejumlah petugas masih disiagakan di bekas longsoran tersebut,” kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, hujan deras disertai angin kencang yang melanda kawasan Kedabuhen Desa Lae Ikan sejak sore kemarin menyebabkan longsor di kawasan itu. Puluhan pohon di kawasan hutan Tahura tumbang bahkan ada yang menimpa satu unit mobil Colt Diesel yang sedang melintas.[](ihn)

Laporan Wahda di Subulussalam

Baca juga: