BLANGKEJEREN – Proyek multiyears yang dikerjakan PT Telaga Megabuana pada peningkatan Jalan Blangkejeren-Tongra, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues, berbatasan dengan Aceh Barat Daya (Abdya), sudah mencapai 28 persen. Sejumlah badan jalan sudah dilakukan pengaspalan dan sebagian lainya dalam tahap pengerjaan.
Usman Terlis, salah satu warga Kecamatan Terangun, Jumat, 2 Juli 2021, mengatakan arus lalu lintas dari Gayo Lues menuju Abdya sudah sangat lancar, bahkan banyak warga yang hendak menuju Banda Aceh lewat jalur Abdya.
“Arus lalu lintas dari Gayo Lues menuju Abdya saat ini sangat lancar, kondisi jalan sudah bagus, dan hanya butuh waktu 2,5 jam perjalanan dari Gayo Lues menuju Abdya. Sedangkan sebelumnya butuh waktu hingga 4 jam,” katanya.
Mewakili masyarakat setempat, ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Aceh yang telah mengganggarkan dana untuk peningkatan Jalan Gayo Lues-Abdya. “Bagusnya kondisi jalan itu membawa sejuta berkah bagi warga, selain hasil perkebunan dan pertanian dari Gayo Lues sudah bisa dibawa ke daerah pesisir, ikan laut yang masih segar dari daerah pesisir juga sudah bisa dinikmati masyarakat Gayo Lues”.
“Terima kasih kepada Bapak Gubenur Aceh, Anggota DPRA, serta para pejabat Pemerintah Aceh. Semoga Allah SWT membalas kebaikan bapak semua,” ujarnya.

[Pengerjaan proyek multiyears Jalan Gayo Lues-Abdya. Foto: Istimewa]
Acir, Humas PT Telaga Megabuana yang mengerjakan peningkatan jalan tersebut, mengatakan Jalan Gayo Lues-Abdya masih dalam proses pengerjaan. Jika dihitung sampai akhir bulan Juni 2021, pengerjaan baru mencapai 28 persen.
“Target kami dari perusahaan, tahun 2021 ini pengerjaanya sudah mencapai 60 persen. Kemudian sisanya 40 persen dikerjakan tahun 2022 mendatang,” kata Acir, Jumat malam, 2 Juli 2021, di Blangkejeren.
Dijelaskan Acir, sebagian jalan dari Gayo Lues menuju Abdya sudah dilakukan pengaspalan, dengan panjang mencapai 30 Km di daerah Kampus Unsyiah Blangnangka. Sedangkan di titik lainnya, badan jalan sudah dilebarkan dan sudah dipadatkan dengan alat berat, sehingga memudahkan pengguna jalan melewati jalan yang sedang dikerjakan.
“Yang menjadi hambatan pekerjaan hanya tiang listrik dan tiang Telkom, dan kami sudah menyurati pihak terkait agar segera memindahkanya, namun belum ada balasan sampai hari ini. Mudah-mudahan segera direspon supaya pengerjaan bisa dipercepat,” ujarnya.
Dengan bagusnya Jalan Gayo Lues-Abdya, Acir mengatakan perputaran ekonomi antara masyarakat Gayo Lues dengan Abdya sudah semakin lancar. Setiap hari, hasil pertanian dari Gayo Lues dibawa ke Abdya, dan hasil laut dari Abdya dibawa ke Gayo Lues.
“Kami memohon dukungan dari semua pihak agar proses pengerjaan Jalan Gayo Lues-Abdya ini tidak ada kendala. Sehingga jalan aspal yang menghubungkan antarkabupaten tetangga ini bisa segera dinikmati masyarakat,” kata Acir.

[Berfoto bersama saat kunjungan tim dari Banda Aceh di Jalan Gayo Lues-Abdya. Foto: Istimewa]
[](Red)







