27.1 C
Banda Aceh
Minggu, Oktober 17, 2021

Ini Kata Gubernur Aceh Soal Sektor Pertanian di Tengah Pandemi

BANDA ACEH – Ikatan Keluarga Mahasiswa Pascasarjana Aceh (Ikamapa-Bogor) menggelar diskusi publik terkait “Bagaimana Pertanian Aceh Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19”, Jumat, 2 Juli 2021. Diskusi berlangsung di Aula Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh itu dibuka Gubernur Aceh Nova Iriansyah secara daring dari rumah dinas di kawasan Blang Padang, Banda Aceh.

Acara itu menghadirkan tiga pemateri, yaitu Kadistanbun Aceh Cut Huzaimah, Kadis Kelautan dan Perikanan Aceh Aliman, dan Guru Besar Fakultas Pertanian USK Prof. Dr. Ir. Abubakar, M.S. Acara tersebut diikuti Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh A. Hanan, Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh Almuniza Kamal serta para mahasiswa.

Gubernur Nova dalam sambutan virtualnya menyebutkan sektor pertanian merupakan penyumbang utama dalam Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Aceh. Mengingat pentingnya sektor pertanian, kata Nova, Pemerintah Aceh telah menjadikannya sebagai prioritas utama dalam pembangunan Aceh.

Hal itu disebut tercermin dalam visi dan misi Pemerintah Aceh khususnya tentang kedaulatan dan ketahanan pangan, yang dilaksanakan melalui berbagai program dan kegiatan dikemas dalam “Unggulan Aceh Hebat”, yaitu “Aceh Troe, Aceh Meugoe dan Meulaot”.

Nova menjelaskan sasaran dari program tersebut antara lain meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan ketahanan pangan, yang akhirnya diharapkan akan meningkatnya kesejahteraan petani dan nelayan.

“Untuk mencapai sasaran tersebut, tentu kita menghadapi berbagai kendala dan tantangan. Dalam dua tahun terakhir ini, tantangan terbesar yang kita hadapi adalah terjadinya pandemi Covid-19, yang bukan saja berdampak pada sektor kesehatan semata, tetapi juga telah berdampak kepada sektor-sektor lainnya, termasuk sektor pertanian,” kata Gubernur Aceh.

Khusus untuk sektor pertanian, lanjut Nova, pada awal pandemi, FAO sudah memperingatkan semua negara tentang kemungkinan terjadinya krisis pangan global akibat pandemi ini.

Oleh karena itu, guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya krisis pangan tersebut, Pemerintah Aceh disebut telah mengambil langkah cepat dan strategis dengan mencanangkan Program Gerakan Aceh Mandiri Pangan (Gampang) pada pertengahan tahun lalu.

“Melalui gerakan ini, Pemerintah Aceh juga mengimbau pemerintah kabupaten/kota dan pemerintah gampong/ desa agar memfokuskan pemanfaatan anggarannya melalui APBK dan Dana Desa untuk mendukung program dan kegiatan yang berkaitan dengan ketahanan pangan,” ujar Nova.

Gubernur juga menyampaikan Pemerintah Aceh menyadari sektor pertanian terutama berkaitan dengan ketahanan pangan, juga sama pentingnya dengan kesehatan masyarakat. Dalam hal ini, sektor pertanian disebut merupakan penyangga (buffer sector) di masa pandemi ini.

Oleh karena itu, kebijakan pembangunan dalam kondisi saat ini disebut haruslah berimbang dan saling mendukung, antara intervensi di bidang kesehatan dengan intervensi pemerintah di bidang pertanian dan pemulihan ekonomi lainnya.

Walau bagaimanapun, kata Nova, kebijakan pemerintah dalam mencegah dan menahan laju penyebaran Covid-19 akan berpengaruh secara langsung kepada sektor lainnya.

Dengan pembatasan kegiatan masyarakat misalnya, diakui pasti akan berpengaruh terhadap rantai pasok (supply chain) sektor pertanian, yang nantinya tentu akan berpengaruh terhadap pendapatan petani.

Di sisi lain, kata Nova, pihaknya juga meyakini bahwa krisis yang disebabkan pandemi Covid-19 juga memberi harapan baru atau membuka jendela kesempatan (window of opportunity) untuk merevitalisasi sektor pertanian.

“Karena sektor pertanian, di samping sebagai bagian penting dari sistem penyediaan pangan, ternyata saat krisis seperti ini, juga dapat berperan sebagai jaring pengaman sosial (social safety net) alamiah,” ujar Gubernur Aceh.

Ketua Ikamapa Bogor Muhammad Nizam Auza menyebutkan kegiatan itu digelar guna menghadirkan masukan dan solusi untuk dunia pertanian di Aceh, khususnya bagaimana sektor pertanian bertahan di tengah pandemi Covid-19.

“Berbagai ide, gagasan, dan solusi yang konstruktif dan implementatif diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam membangun sektor pertanian Aceh, khususnya di masa Pandemi Covid-19,” ujar Muhammad Nizam.[](*)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Terbaru

Alhamdulillah, Kafilah Subulussalam Juara Umum MQK Tingkat Provinsi Aceh

SUBULUSSALAM - Kafilah Kota Subulussalam berhasil meraih juara umum pada event Musabaqoh Qiraatil Kutub...

Ini Respons Kuasa Hukum Dinas PUPR Soal Gugatan Rekanan Gedung Kesenian Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Dinas PUPR Lhokseumawe belum memberikan penjelasan soal belum dibayarnya sisa pekerjaan 25...

Babak Kualifikasi Musabaqah Qiraatil Kutub II Aceh Tuntas

BANDA ACEH – Babak kualifikasi Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK)-II Aceh yang digelar di Kompleks...

Kemal Attaturk Dinilai Tidak Pantas Dijadikan Nama Jalan di Indonesia

BANDA ACEH – Rencana pemerintah menabalkan nama tokoh sekuler Turki Kemal Attaturk sebagai nama...

Aceh Hari Ini: Rakyat Aceh Rebut Perusahaan Numora Jepang

Pada 16 Oktober 1945, perusahaan perkebunan Jepang, Numora yang mengelola sembilan perkebunan besar di...

Rekanan Pembangunan Gedung Kesenian Lhokseumawe Tahap II Gugat Dinas PUPR ke Pengadilan

LHOKSEUMAWE - Wakil Direktur III CV Muhillis & Co., Rustam (58), melalui kuasa hukumnya,...

Aceh dan Sumut Bersiap Helat PON 2024

PAPUA – Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, diwakili Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah, bersama Gubernur Sumatera...

Pengacara Warga Krueng Luas Minta Polisi Tetapkan Bupati Aceh Selatan Sebagai Tersangka

BANDA ACEH - Muhammd Reza Maulana, S.H., kuasa hukum atau pengacara Jasman HR., warga...

Jabatan Keuchik Gampong Paya Bilie Lhokseumawe Lowong

LHOKSEUMAWE - Jabatan Keuchik Gampong Paya Bilie, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, lowong. Pasalnya,...

‘Kasus Tanggul Cunda-Meuraksa Mangkrak Bisa Mencoreng Institusi Kejaksaan’

LHOKSEUMAWE – Pemerhati hukum, Muji Al-Furqan, S.H., turut menyoroti Kejaksaan Negeri Lhokseumawe yang hingga...

Aceh Hari Ini: Ulama Aceh Mengeluarkan Maklumat Perang Sabil

Pada 15 Oktober 1945, ulama Aceh menggelar muzakarah  membahas upaya-upaya mengakhiri kekuasaan Jepang, dan...

Program TMMD Selesai, Walkot Bintang Resmikan Jalan Tembus Darussalam-Singkohor

  SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S.E meresmikan pemakaian jalan tembus...

Kasus Korupsi di Dinas Syari’at Islam Gayo Lues Dilimpahkan ke PN Tipikor Banda Aceh

BLANGKEJEREN - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Gayo Lues telah melimpahkan berkas perkara...

Begini Kondisi Terkini Wastafel Disdik Provinsi di SMA/SMK Aceh Utara dan Lhokseumawe

ACEH UTARA – Pengadaan ratusan wastafel dan sumur bor oleh Dinas Pendidikan Provinsi Aceh...

Harga Kopi Gayo Naik Lagi, Ini Daftar Terbaru

BLANGKEJEREN - Harga gabah kopi gayo di Kabupaten Gayo Lues kembali mengalami lonjakan. Harga...

Kasus Tanggul Cunda-Meuraksa: ‘Tugas Kejari Menegakkan Hukum, Bukan Bicara Untung-Rugi’

LHOKSEUMAWE – LSM Gerakan Transparansi dan Keadilan (GerTaK) kembali mempertanyakan perkembangan kasus dugaan korupsi...

Aceh Hari Ini: Show of Force Pejuang Aceh Melawan Jepang

Usai salat hajat dan salat Jumat di Masjid Raya Baiturrahman, Residen Aceh Teuku Nyak...

UAS Resmikan Pesantren Darul Affani, Ziarah ke Oboh, Hadiri Peringatan Satu Dekade PMDR

SUBULUSSALAM - Ustadz Abdul Somad (UAS) meresmikan Pondok Pesantren Darul Affani Desa Harapan Baru,...

‘PLTU Lhoknga tak Beroperasi, PT SBA Berpotensi Rugikan Keuangan Negara 15 Miliar/Hari’

BANDA ACEH - Direktur Koalisi NGO HAM Aceh, Zulfikar Muhammad, menemukan data baru terkait...

Kempo Tambah Medali Emas untuk Aceh

SENTANI – Perjuangan keras kenshi (atlet kempo) di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX...
Butuh CCTV, dapatkan di ACEH CCTV. ALAMAT: Jln Tgk Batee Timoh lr Peutua II, Gampong (Desa) Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh. Kode Pos 23114. TLP/WA : 0822.7700.0202 (MUSRIADI FAHMI). Taqiyya Cake and Bakery, Tersedia: Brownies, Bolu pandan, Bolpis, Bolu minyak, Bolu Sungkish, Ade, Donat, Serikaya, Raudhatul Jannah (082269952496), Perum Gratama Residence No 5 Mibo Lhoong Raya Banda Aceh. Kunjungi Showroom Honda Arista. Jl. Mr. Teuku Moh. Hasan No.100, Lamcot, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh 23242. Hubungi: No Tlp/WA : 082236870608 (Amirul Ikhsan). Kunjungi Usaha Cahaya Meurasa/ Kue Kacang Alamat: Perumahan Cinta Kasih, Gampong (Desa) Neuheun, Kec. Masjid Raya, Aceh Besar. Tersedia Kue Malinda/Kacang dan Nastar. Hubungi TLP/WA: 085277438393 (Nurjannah) - Bimbel Metuah, Almt: Jl. Seroja No. 5, Ie Masen Kayee Adang, Ulee Kareng, Banda Aceh. HP/WA: 0823 6363 2969 (Ola). Instagram: @bimbelmetuah @metuah_privat