SUBULUSSALAM- Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S.E., membuka kegiatan penguatan kapasitas kepala sekolah (kepsek) dan komite sekolah jenjang pendidikan SD dan SMP di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Subulussalam, Selasa, 10 Maret 2020.

Peserta kegiatan ini diikuti sebanyak 224 peserta terdiri dari para kepsek SD dan SMP, komite sekolah dan Satgas LPMP serta pengawas sekolah dalam lingkungan Pemko Subulussalam. Tutur hadir, Kepala Disdikbud H. Sairun, S. Ag., Kadis Kominfo Baginda Nasution, S.H., M.M dan Ketua MPD Jaminuddin S. Pd.

Walikota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang mengatakan tujuan pembentukan komite sekolah ini juga untuk mawadahi dan menyalurkan aspirasi masyarakat dalam melahirkan kebijakan operasional dan program pendidikan.

Affan Bintang meminta ada tigal hal yang perlu dicermati dan pahami oleh para komite sekolah. Pertama, bantu pemerintah masalah pengawasan guru dan pembangunan sekolah, apabila ada yang tidak baik, jangan segan-segan diberitahukan kepadanya dan mengevaluasi kinerja guru.

Kadua, bangun kerjasama dengan para komite sekolah, terhadap perkembangan sekolah agar lebih maju. Lalu yang ketiga, terbuka, zaman sekarang adalah zaman keterbukaan, kegiatan ini tersebar sampai dimana-mana, terbuka di medsos. Jadi tidak ada lagi yang tertutup.

“Kadisdikbud Sairun, dia punya target, dua tahun sebagai kepala dinas, apabila tidak berhasil menghasilkan perubahan dan warna di masa kepemimpinan Bintang-Salmaza, maka dia siap mengundurkan diri dari Dinas Pendidikan sebagai tantangan,” kata Affan Alfian Bintang.

Untuk para kepala sekolah dan guru, Affan Bintang menegaskan, tidak segan segan mengevaluasi dan mengganti guru dan kepala sekolah.

“Apabila tidak berhasil, akan saya perintahkan menggeser kembali. Tidak ada pilih kasih. Sudah saya beri kesempatan enam bulan untuk merubah mindset anak sekolah SD dan lainnya. Tidak ada titipan dari wali kota dan lain-lain,” tegasnya Bintang.

Ketua panitia, Muhammad Sairul, mengungkapkan tujuan pelaksanaan acara ini agar bisa memiliki pemahaman dan pengertian yang sama, apa fungsi kepala sekolah dan komite sekolah supaya terjadi kerjasama yang baik, khususnya di sekolah masing-masing dalam meningkatkan pelayanan mutu pendidikan.

“Selama ini komite hanya simbol, kita ingin semua masyarakat memperhatikan pendidikan supaya pendidikan maju di kota ini,” pungkas Sairul dalam acara yang dihadiri LPMP Aceh ini.

Kepala Disdikbu Sairun mengatakan ada tiga komponen yang membuat sekolah bisa maju, pertama peran pemerintah, guru dan masyarakat. Jika ketiga komponen tersebut berperan aktif, sekolah yang bersangkutan akan bisa maju.

“Komite sekolah adalah utusan dari masyarakat untuk terlibat dalam sekolah. Oleh karena itu, jika sekolah sekolah ingin maju maka libatkan komite sekolah,” ungkapnya.

Ia menyebutkan komite sekolah hanya bersifat sukarela tanpa adanya mendapat honor. karena itu, Kadisdibud Sairun mengaku sudah mengusulkan ke wali kota agar pemerintah memberikan reward bagi komite sekolah yang berprestasi, yakni umrah gratis. 

“Itu sudah saya usulkan kepada bapak wali kota, semoga rencana itu bisa terwujud sebagai bentuk ucapan terima kasih pemerintah kepada komite yang berprestasi,” ucap Sairun.[](Humas Pemko Subulussalam)