SEJUMLAH wisatawan berkunjung ke pantai Ujong Blang, Lhokseumawe, mengaku gatal-gatal sekujur tubuhnya di saat mereka berenang di pantai itu, Minggu, 12 Maret 2017.
Gatal-gatal langsung dirasakan oleh mereka ketika beberapa saat mulai berenang di pantai yang landai itu.
Awal-awalnya pengunjung sempat saling bertanya-tanya, apa gerangan penyebab gatal air laut tersebut. Beberapa di antara mereka menduga gatalnya air laut di pantai Ujong Blang disebabkan beberapa proyek vital yang berdekatan dengan pantai itu telah membuang limbahnya ke laut, sehingga banyak pengunjung membatalkan niatnya untuk berlama-lama berenang dipantai itu.
Di antara pengunjung yang terlanjur berenang langsung kembali ke darat sambil menggaruk-garuk badannya. Mereka mengaku gatal yang dirasakan begitu kuat, rasa perih begitu terasa di bagian atas tubuh, terutama bagian depan, ketiak, dan lipatan paha, dan nafas terasa berat.
Jamal, salah seorang nelayan penduduk Ujong Blang menuturkan, menurutnya, penyebab air laut pantai Ujong Blang jadi gatal karena saat ini musim Ubur-ubur.
Nyoe teungoeh musem Bobo, kata Jamal. Bobo adalah ubur-ubur dalam bahasa Aceh.
Jamal menjelaskan, dia sempat melihat beberapa ubur-ubur yang hanyut di pinggir pantai ini, ukurannya sebesar piring makan. Kemungkinan musim ubur-ubur akan berlangsung sampai sebulan ke depan.
“Jadi hati-hati saja bila pengunjung berniat ingin berenang, warning Jamal.
Pantai Ujong Blang adalah salah satu objek favorit wisata pantai di kota Lhokseumawe. Banyak wisatawan lokal yang melancong ke sana, terutama di hari-hari libur. Umumnya mereka yang datang akan langsung tertarik untuk berenang karena bentuk pantainya yang landai dan ada bagian sisi pantainya yang aman untuk anak-anak. Bahkan banyak di antara mereka betah berjam-jam berendam di pantai yang airnya jernih tersebut.
Namun Minggu kemarin jadi berbeda, sepi dari perenang karena sepanjang pantai tersebut airnya gatal.
Penulis: Yon Musa




