LHOKSEUMAWE – Sebanyak 111 pengurus remaja Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe periode 2019-2023 resmi dilantik, di Aula Syamsuddin As-Sumatrani, kompleks masjid itu, Minggu, 27 Januari 2019.

Pengambilan sumpah dan pelantikan dilakukan Ketua Badan Kemakmuran Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe, Tgk. H. Ramli Amin, S.Ag., M.Kom.I. Kegiatan itu sekaligus dalam rangka peringatan maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan Keluarga Besar Yayasan Pendidikan Almarkazul Islami (YPAI) Islamic Center Lhokseumawe.

Pengurus remaja masjid itu terdiri dalam tujuh divisi kepengurusan, yaitu Divisi Pembinaan dan Pemantapan Kader, Divisi Pendidikan dan Pengkajian Islam/Litbang, Divisi Pusat Informasi, Divisi Dakwah dan Kebudayaan Islam, Divisi Pemberdayaan Umat (Humas), Divisi Pemberdayaan Kemuslimahan, dan Divisi Badan Usaha Milik Remaja (BUMR). 

Kepengurusan tersebut dipimpin Muhammad, S.H., selaku Ketua Remaja Masjid Islamic Center Lhokseumawe periode 2019-2023, juga alumni Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe, menggantikan ketua sebelumnya, Muhammad Rozi, S.Pi.

Plt. Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Lhokseumawe, Mahlil, mengatakan, pihaknya berharap kepada para remaja masjid yang sudah dilantik agar dapat menjadi bagian garda terdepan dalam memakmuran masjid untuk ke depan.

“Memberantas kemaksiatan seperti narkoba dan lainnya. Semoga dengan adanya Remaja Masjid Islamic Center tersebut, supaya syiar dakwah yang ada di Kota Lhokseumawe tetap senantiasa aktif dan terus mewarnai daerah ini ke arah yang lebih baik,” kata Mahlil dalam sambutannya.

Ketua Remaja Masjid Islamic Center Lhokseumawe yang baru, Muhammad, menyebutkan, pihaknya akan menjalankan setiap program kerja dalam kepengurusannya dengan sebaik-baiknya. Insya Allah ia akan menjalankan setiap program yang menjadi amanah yang diembankan dalam kepengurusan itu selama lima tahun mendatang.

“Dalam kepengurusan nanti, kita akan melanjutkan program-program serta berusaha merealisasikan program yang belum terealisasi di kepengurusan sebelumnya. Selain itu, kita akan mengaktifkan seluruh divisi dalam kepengurusan seperti akan menjadikan divisi Badan Usaha Milik Remaja (BUMR) menjadi divisi yang dapat menjalankan roda perekonomian dalam struktural remaja. Sehingga dengan aktifnya divisi tersebut, finansial remaja masjid dapat sedikit terbantu,” ungkap Muhammad, yang juga Wakil Direktur II Dayah Tahfizul Qur'an Al-Markazul Islami, Islamic Centre Lhokseumawe.[](rilis)