LHOKSUKON – Salah seorang pengusaha Aceh yang dilirik Koalisi Aceh Utara Baru, Iskandar Ishaq menyebutkan, untuk memajukan sebuah daerah seperti Aceh Utara, perlu juga meminta pendapat dari lulusan perguruan tinggi terutama dari luar daerah.
Kita juga perlu konsep mereka tentang membangun di semua lini, baik pendidikan, kesehatan, perekonomian masyarakat dan lainnya, kata Iskandar Ishaq pada acara dakwah di Gampoeng Keudee Amplah, Kecamatan Nisam, Aceh Utara, Jumat, 22 Januari 2016, malam.
Iskandar Ishaq yang juga salah seorang purnawirawan TNI AD dengan tegas menyatakan ia siap maju sebagai bakal calon Bupati Aceh Utara pada Pilkada 2017. Ia mengaku terpanggil setelah melihat keadaan masyarakat Aceh Utara saat ini.
“Kondisi daerah ini menyedihkan, pendidikan tertinggal, pelayanan kesehatan tidak memadai, sarana prasarana terbatas. Dengan izin Allah dan doa restu dari saudara semua, saya akan maju sebagai calon Bupati Aceh Utara pada 2017 nanti,” kata Iskandar saat dikonfirmasi ulang portalsatu.com, Senin, 25 Januari 2016.
Diberitakan sebelumnya, Koalisi Aceh Utara Baru melirik 13 tokoh yang dinilai layak menjadi bakal calon Bupati Aceh Utara. Koalisi ini gabungan sejumlah partai politik, yaitu Nasdem, PAN, Golkar, Demokrat, PDI-P, PBB, Hanura, PNA, dan PDA.
Para tokoh dimaksud adalah Apridar (Rektor Unimal), Isa Anshari (Sekda Aceh Utara), Husnan Harun (birokrat), Nuraini Maida (anggota DPRA), Sofyan Dawod (mantan petinggi GAM), Marzuki Abdullah (mantan Sekda Aceh Utara), Syafruddin Budiman (Ketua Hanura Aceh), T. Muttaqin (Ketua Nasdem Aceh Utara), Ridwan Yunus (Ketua PAN Aceh Utara), Fakrurrazi H. Cut (politisi PPP), dan tiga pengusaha; Sulaiman B, Iskandar Ishaq, dan M. Nasir.[](tyb)


