BANDA ACEH – Lokasi objek wisata Tapak Tuan Tapa di Gampông Pasar, Kecamatan Tapak Tuan, Kabupaten Aceh Selatan kembali menelan korban.
Adapun yang menjadi korban kali ini adalah Darul Qutni, 50 tahun, penulis asal Aceh Selatan yang diketahui merupakan penulis legenda Tuan Tapa. Darul Qutni tewas tersapu gelombang setelah istirahat syuting film dokumenter salah satu stasiun televisi asal Medan, Sumatera Utara, Jumat, 22 Juli 2016.
Kabid Kedaruratan Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan, Rahmad, kepada portalsatu.com mengatakan, kejadian naas itu terjadi sekitar pukul 09:30 WIB pagi tadi.
“Saat Darul Qutni dan rekannya yang berjumlah empat orang sedang syuting dokumenter di salah satu televisi asal Medan,” ujar Rahmat.
Saat sedang syuting, cuaca yang saat itu cerah tiba-tiba menjadi mendung. “Karena cuaca dianggap tidak bersahabat Darul Qutni dan rekan-rekannya memutuskan untuk beristrahat sejenak di lokasi,” kata Rahmad melalui telepon.
Selang 15 menit saat sedang beristirahat, gelombang ganas menyapu mereka. Karena dianggap berbahaya mereka lantas bergegas untuk naik ke atas. Namun naas saat sedang naik gelombang ganas langsung menyapu Darul Qutni, sedangkan rekan korban berhasil naik.
“Darul Qutni mengapung tidak jauh dari lokasi dengan kondisi sudah tidak bernyawa. Kini jenazah korban Darul Qutni sudah dibawa ke rumah sakit Yuliddin Away Aceh Selatan untuk divisum,” kata Rahmad.
Rahmat mengimbau kepada wisatawan yang ingin melihat objek wisata Tuan Tapa untuk berhati-hati dan selalu didampingi pemandu lokasi wisata tersebut, mengingat cuaca lokasi wisata Tuan Tapa bisa berubah secara tiba-tiba dan dapat membahayakan pengunjung.[](ihn)



