25.5 C
Banda Aceh
Jumat, Desember 2, 2022

Penuntutan Tiga Perkara di Aceh Ini Dihentikan Melalui Restorative Justice

BANDA ACEH – Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum pada Kejaksaan Agung menyetujui penghentian penuntutan tiga perkara melalui Restorative Justice (RJ) dari Kejaksaan Tinggi Aceh. Tiga perkara tersebut terjadi di Pidie, Bireuen, dan Aceh Singkil.

Persetujuan penyelesaian tiga perkara tersebut melalui keadilan restorative setelah gelar perkara lewat video converence di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, Kamis, 9 Juni 2022. Gelar perkara dihadiri Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh Bambang Bachtiar, S.H., M.H., Asisten Tindak Pidana Umum, Kepala Seksi Oharda, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pidie, Kajari Bireuen, dan Kajari Aceh Singkil.

Adapun perkara di wilayah hukum Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie yang dihentikan melalui RJ, yakni pencurian sepeda motor dilakukan tersangka FR yang diduga melanggar Pasal 362 KUHPidana. Kasus itu terjadi pada Rabu, 30 Maret 2022, sekira pukul 09.00 WIB. Mulanya, FR berjalan kaki dari depan Masjid Bereunuen menuju Gampong Rapana, Kecamatan Mutiara, Pidie, untuk mencari pekerjaan. Sesampainya di persimpangan gampong tersebut, FR melihat ada orang sedang duduk, lalu menanyakan di mana ada pekerjaan bangunan.

Orang itupun menjawab, “masuk saja ke dalam lorong”, yang tepat di depan posisi FR. Beberapa meter di depan, ada sebuah rumah yang sedang dikerjakan, “lalu tanyakan saja kepada orang yang ada di situ”.

FR langsung pergi ke tempat itu. Namun, sebelum sampai di tempat dimaksud, FR melihat satu sepeda motor Honda Beat hitam No. Pol. BL. 5042 PAF terparkir dengan posisi kunci kontaknya tidak tercabut. FR langsung menghidupkan sepeda motor milik Zulfahmi, dan membawa kabur ke arah Jalan Raya Banda Aceh-Medan.

Di wilayah hukum Kejari Bireuen, kasus penganiayaan dilakukan tersangka AZ yang diduga melanggar Pasal 351 (1) KUHPidana. Kasus itu terjadi pada Jumat, 11 Juni 2021, sekira pukul 17.30 WIB, di Jalan Desa Cureh, Kecamatan Kota Juang, Bireuen tepatnya di dalam mobil. AZ menganiaya Ulfa Findirra dengan cara memukul korban menggunakan kepalan tangan mengenai bagian kepala korban. AZ juga memukul korban di bagian bawah lutut sebelah kanan menggunakan gagang besi. Sehingga korban mengalami luka gores di lutut kanan, luka gores bawah lutut kanan, dan lebam di bawah lutut kanan.

Kasus di wilayah hukum Kejari Aceh Singkil, tersangka UT diduga melanggar Pasal 351 ayat (1) Jo. Pasal 355 ayat (1) ke-1 KUHPidana. Kasus itu terjadi pada Selasa, 1 Februari 2022, sekira pukul 13.00 WIB, di warung milik Samsul Rizal di Desa Lae Riman, Kecamatan Simpang Kanan, Aceh Singkil.

Tersangka UT mencekik leher korban, dan menekan leher korban ke bangku sehingga korban terjatuh ke bawah meja. Setelah itu, saksi Ridwan Barus dan Samsul Rizal memisahkan dan memegang tersangka dan korban.

Plt. Kasi Penkum Kejati Aceh, Ali Rasab Lubis, S.H., mengatakan ketiga perkara tersebut dapat dilakukan penghentian penuntutan berdasarkan RJ dengan alasan para tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana, dan ancaman pidana tidak lebih dari lima tahun.

“Tersangka juga mengakui kesalahannya dan telah meminta maaf kepada korban. Korban pun memaafkan tersangka dan tidak akan menuntut kembali,” kata Ali Rasab.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum memerintahkan Kajari Pidie, Bireuen, dan Aceh Singkil, untuk menerbitkan Surat Ketetapan Pengehentian Penuntutan (SKP2) berdasarkan keadilan restorative sesuai Peraturan Jaksa Agung Nomor 15 Tahun 2020, dan Surat Edaran Jampidum Nomor 01/E/EJP/02/2022 tanggal 10 Februari 2022 tentang Pelaksanaan penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restorative sebagai perwujudan kepastian hukum.[](ril)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA POPULER

Terbaru

Berikan Bonus Atlet Peraih Medali Popda Aceh Barat, Ini Harapan Pj Bupati Pidie

SIGLI - Sebanyak 40 atlet dan pelatih Pidie peraih medali di Pekan Olahraga Pelajar...

PN Lhoksukon Tolak Praperadilan Tersangka Kasus Monumen Samudra Pasai

ACEH UTARA - Pengadilan Negeri Lhoksukon memutuskan menolak permohonan praperadilan yang diajukan kuasa hukum...

Urang Tue dan Camat Terangun Usulkan Pj Pengulu Tongra dan Garut, Ini Namanya

BLANGKEJEREN - Urang Tue dan Camat Terangun, Kabupaten Gayo Lues, mengusulkan nama Pj. Pengulu...

Tingkatkan Pemberdayaan UMKM, PT PIM Raih Penghargaan dari Pupuk Indonesia

SURABAYA - PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) memperoleh penghargaan kontribusi peningkatan pemberdayaan Usaha Mikro...

Hari Ketiga Pekan Imunisasi Polio di Pidie Capai 47 Ribu Lebih, Ini Kecamatan Tertinggi

SIGLI - Hingga hari ketiga Pekan Imunisasi Polio di Kabupaten Pidie, mencapai 47.331 anak...

Pimpinan dan Anggota MPU Aceh Utara 2023-2027 Dikukuhkan, Ini Kata Pj Bupati Azwardi

LHOKSUKON - Penjabat Bupati Aceh Utara, Azwardi, AP., M.Si., menghadiri pengukuhan Ketua, Wakil Ketua,...

Pendaftar Try Out PPPK Membludak, KNPI Gayo Lues Pindahkan Lokasi

BLANGKEJEREN - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Gayo Lues terpaksa memindahkan lokasi Try...

Pj Bupati Aceh Utara Lepas Kontingen 15 Cabor ke Pora Pidie

ACEH UTARA - Penjabat Bupati Aceh Utara, Azwardi Abdullah, melepas keberangkatan kontingen 15 cabang...

Walkot Subulussalam Janjikan Bonus Rp10 Juta Peraih Medali Emas di PORA Pidie 2022

SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S.E melepas keberangkatan kontingen Subulussalam...

Anggaran TPP Sampai Rp15 Miliar, Ketua DPRK Subulussalam: Laporan Kinerja Harus Real Jangan Manipulasi

SUBULUSSALAM - Ketua DPRK Subulussalam, Ade Fadly Pranata Bintang, S. Ked mengatakan pemerintah memplotkan...

DPRK Sahkan APBK Kota Subulussalam Tahun 2023 Rp 686 Miliar

SUBULUSSALAM - Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam menyetujui dan mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja...

Tim Dinas Pengairan Provinsi Turun ke Tanggul Sungai yang Rusak di Aceh Utara

LHOKSUKON - Tim Dinas Pengairan Aceh turun ke Kabupaten Aceh Utara, Ahad, 27 November...

Disiapkan Layani Atlet PORA XIV Pidie, Pj Bupati Tinjau Kesiapan Dua Rumah Sakit

SIGLI - Dua rumah sakit (RS) milik Pemerintah Kabupaten Pidie disiapkan melayani atlet dari...

Tiga Artis Aceh Penutup Parade Maestro Seudati di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Penampilan tiga artis Aceh, Jol Pase, Acun Lhok, dan Safira, menutup Parade...

Hadiri Rakornas Investasi 2022, Pj Wali Lhokseumawe Siap Ikuti Arahan Presiden

JAKARTA - Pj. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Imran, mengikuti pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas)...

Kakanwil Kemenkumham Aceh Kunjungi Pengungsi Rohingya di Bekas Kantor Imigrasi Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Aceh, Drs. Meurah...

Ini Pagu Pokir Anggota DPRK Aceh Utara dan Lhokseumawe dalam RAPBK 2023

LHOKSEUMAWE – DPRK Aceh Utara dan Lhokseumawe telah menyetujui alias ketuk palu Rancangan Qanun...

Kakanwil Kemenkumham Aceh Tunjuk Efendi Plt. Kalapas Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Aceh, Drs. Meurah...

MaTA: Anggaran Titipan di BRA Rp13 Miliar Penting Dilidik dan Audit

BANDA ACEH - Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) meminta aparat penegak hukum menyelidiki (lidik) pengelolaan...

Imran Paparkan Kebijakan Pengembangan Lhokseumawe, saat jadi Dosen Tamu di Universitas Indonesia

JAKARTA - Pj. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Imran, M.Si., MA.Cd., menjadi dosen tamu pada...