Senin, Juli 15, 2024

Kapolres Aceh Utara AKBP...

LHOKSUKON - AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., kini resmi mengemban jabatan Kapolres...

Temuan BPK Tahun 2023...

BLANGKEJERN - Badan Pemeriksa Keungan (BPK) Perwakilan Aceh menemukan kelebihan pembayaran pada anggaran...

Pj Bupati Aceh Utara...

ACEH UTARA - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menerbitkan surat keputusan (SK) tentang...

Kadispora Lhokseumawe Apresiasi Pejuang...

LHOKSEUMAWE - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XVII Provinsi Aceh di Aceh Timur...
BerandaNewsPenyuluh Pertanian Datangi...

Penyuluh Pertanian Datangi BPBD Minta Pembayaran Honor Seco

BLANGKEJEREN — Puluhan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Dinas Pertanian Kabupaten Gayo Lues mendatanggi kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Selasa 2 Februari 2021, mereka menuntut agar honor program sela Covid-19 (Seco) tahun 2020 segera dicairkan.

Syukri Humas Perhimpunan PPL Gayo Lues menjelaskan, mereka meminta agar honor sebesar Rp 600 ribu selama tiga bulan segera dibayarkan meskipun PPL sudah bekerja selama enam bulan selama program Seco berjalan.

“Jumlah PPL tetap Gayo Lues ada 102 orang, itu di SK honornya sebesar Rp 600 ribu per bulan selama enam bulan, tapi kami meminta dibayar tiga bulan saja, kemudian jumlah PPL honor 40 orang, itu dijanjikan honornya Rp 800 ribu per orang,” jelasnya.

Syukri menambahkan, sebelum program Seco dijalankan di Gayo Lues, PPL pernah bertemu dengan Wakil Bupati H Said Sani dan mantan Sekda H Thalib di Aula Dinas Pertanian, di situ dijelaskan bahwa PPL ditugaskan mengecek lahan warga penerima program Seco seperti bawang merah, cabai dan yang lainya dengan honor Rp 600 ribu untuk PPL tetap dan Rp 800 ribu PPL honor.

“Semua sudah di-SK-kan, tetapi honor kami sampai sekarang belum dicairkan, dan kami juga sudah melakukan mediasi dengan Kepala BPBD dan Wakil Bupati, alasan mereka waktu itu bahwa di bulan Desember 2020 akan direalisasikan honor PPL program Seco ini, tetapi sampai sekarang belum ada, alasan BPBD waktu itu SPM belum dikeluarkan oleh bagian keuangan, dan hari ini kami datang lagi meminta agar honor ini segera dibayarkan,” harapnya.

Sementara itu Kabid Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD selaku PPK Covid-19 Gayo Lues, Muhammad Saleh mengatakan anggaran untuk membayar honor PPL program Seco berjumlah Rp 460 juta lebih, dan sudah masuk kedalam DPA. Saat ini prosesnya tinggal menunggu disposisi bupati  untuk diserahkan kepada bagian keuangan.

“Bulan Desember 2020 lalu berkas pencairanya terlambat diusulkan, karena berkas yang diserahkan kepada bagian keuangan paling lambat tanggal 15 Desember, tetapi Dinas Pertanian menyampaikan berkas ke BPBD tanggal 22 Desember,” ungkapnya.

Muhammad Saleh menambahkan, sebenarnya PPL tidak ada kaitanya mendatangi kantor BPBD, tapi yang berperan adalah Dinas Pertanian yang mengurus berkas pencairan, karena proses pencairan uang harus dilakukan Dinas Pertanian melalui bendaharanya.

“Dinas Pertanian tidak serius mengurus pencairan honor PPL ini, karena sampai hari ini saja, Bendahara Dinas Pertanian tidak pernah datang mengurus pencairan honor PPL ke BPBD, padahal PPL itu di bawah Dinas Pertanian. Seharusnya Bendahara Dinas Pertanian yang datang mengurus kelengkapan administrasinya,” tegas Muhammad Saleh.[]

Baca juga: