BANDA ACEH- Bendahara PKS, Mahfud Abdurrahman S. Sos, mengatakan proses pergantian kepemimpinan tanpa kegaduhan mengalir seperti air.
Alhamdulillah kita bersama menyelenggarakan Muswil dan sudah dilantik pemimpin baru dengan semangat baru semoga dapat membawa pembaharuan buat PKS kedepan menjadi lebih baik lagi, kata Mahfud Abdurrahman S. Sos selaku bendahara partai berlambang bulan sabit dan untaian padi tersebut dalam rangka Muswil PKS Ke- 4 yang berlangsung di Asrama Haji, Banda Aceh, Minggu, 11 Oktober 2015.
PKS menjadi partai dakwah yang kokoh yang dipercayakan rakyat bangsa dan negara, kami ingin menegaskan bahwa PKS merupakan partai panglima perilaku politik di Aceh. Dakwah akan kita jadikan sebagai panglima dalam berkompetisi, berpolitik dalam membangun demokrasi yang ada di Aceh, kata Mahfud saat berorasi.
Dalam konteks PKS, kata dia, dakwah ini ingin mengembangkan amal maruf nahi mungkar untuk menyeru pada kebenaran dan mendayagunakan potensi yang ada untuk mewujudkan negara yang baldatan thayyiban (subur dan makmur, adil dan aman).
Menggeser dan menggusur segala potensi negatif yang ada dibenak masyarakat yang akan merusak kehidupan bernegara dan berbangsa. Inilah yang akan kita buka apa yang disebut dalam Alquran bahwa negeri kita rahmatan lilalamin, ujar Mahfud.
Artinya, bagaimana mendemokrasikan nilai-nilai Islam supaya diakui dan dikonsumsi bukan hanya untuk orang Islam melainkan secara ummat manusia secara keseluruhan. Dengan semangat pergaulan dan persaudaraan sesama ummat Islam dengan nilai-nilai keislaman disertai hubungan ukhuwah islamiyah. Kita akan membangun kerjasama kepada siapapun untuk menerapkan nilai-nilai agama Islam di muka bumi ini, katanya. [] (mal)


