BANDA ACEH – Partai Perindo Aceh mendukung setiap calon kepala daerah yang disenangi masyarakat di Pemilukada 2017 mendatang. Namun dukungan tersebut diberikan secara individu kader partai bukan secara kelembagaan.

Sampai saat nyoe kamoe sebagai partai baru memerlukan dukungan dari semua pihak. Karenanya sikap kami dari partai akan independen dan netral di Pilkada nanti,” ujar Ketua Perindo Aceh, Hamdani Hamid, kepada portalsatu.com melalui sambungan telepon, Selasa, 24 Mei 2016.

Dia mengatakan secara kepartaian, Perindo tidak bisa mendukung satu calon kandidat kepala daerah. Selain belum menjadi peserta pemilu, sikap mendukung salah satu pihak tersebut juga dinilai dapat menghancurkan karakter partai.

“Kami mendukung siapa yang disenangi masyarakat dalam konteks individu. Hal ini kan bisa didengar dari warung-warung kopi siapa kandidat yang disenangi dan tidak, tetapi secara kelembagaan tidak berpihak. Saat ini, posisi partai kami seperti masyarakat biasa,” katanya.

Di sisi lain, Hamdani mengatakan akan memberikan dukungan jika ada kader Perindo Aceh yang berminat mencalonkan diri sebagai kepala daerah di tingkat kabupaten/kota. Namun hingga saat ini, kata dia, belum ada yang mengirimkan surat resmi ke DPP terkait hal tersebut.

“Kalau AK (AK Jailani), mungkin beliau hanya ingin meramaikan saja. Namun belum ada laporan resmi ke partai, kalau sudah disampaikan ke partai akan kita dukung. Kalau ada kadera yang berminat, ya kita dukung dong,” ujarnya.[](bna)