LHOKSEUMAWE – Komite Peralihan Aceh (KPA) Kuta Pase menggelar peringatan milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ke 41, di Mesjid Islamic Center kota Lhokseumawe, Senin pagi 4 Desember 2017. Rangkaian acara diisi pembacaan doa bersama, santunan anak yatim dan tausiah dari pemangku agama.
Kegiatan yang dihadiri Wali kota Lhokseumawe Suaidi Yahya, Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib, Ketua KPA Kuta Pase Mukhtar Hanafiah, para anggota DPRK Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe serta tokoh masyarakat dan eks kombatan GAM tersebut diawali pembacaan Al Quran, salawat Badar dan hikayat Prang Sabi.
Selanjutnya seribuan yang hadir larut dalam doa diikuti lantunan zikir serta tahlil bersama di pimpin Tgk Jamaluddin dari Teupin Punti Aceh Utara. Dilanjutkan pembacaan Amanat Wali Nanggroe oleh wakil Panglima Kuta Pase Tgk Heriansyah alias Heri Pom.
“Alhamdulillah, kegiatan berlangsung aman tertib dan sangat khidmad. Kita juga undang anak yatim untuk kita berikan santunan, pokoknya semua prosesi berjalan dengan tertib,” terang panitia Milad GAM ke 41 kepada portalsatu.com/
Budi menerangkan, acara doa bersama memang instruksi pimpinan KPA Pusat, padahal rekan-rekan sangat ingin mengadakan banyak kegiatan lain, tapi karena perintah komando, kami patuh saja,” jelas Budi yang juga anggota DPRK Lhokseumawe dari Partai Aceh.
Budi juga mengapresiasi petugas keamanan yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan berjalan dengan baik, lancar tanpa ada gangguan.
Amatan di lokasi acara, puluhan anggota Polisi lengkap atribut tampak siaga di halaman depan mesjid besar tersebut hingga acara Milad selesai sekitar pukul 11.30 WIB. Beberapa mobil patroli juga terlihat parkir di jalan T Hamzah Bendahara.[]



