ACEH UTARA – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Aceh Utara, Jamaluddin, menyatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan pada jenjang PAUD, SD, dan SMP.

Hal itu disampaikan Jamaluddin kepada wartawan usai mengikuti upacara Hardiknas, di Lapangan Kantor Bupati Aceh Utara, Landing, Kecamatan Lhoksukon, Senin, 4 Mei 2026. Ia menegaskan peningkatan mutu pendidikan menjadi bagian dari program prioritas nasional.

“Sesuai arahan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah dalam pidato yang dibacakan oleh Wakil Bupati Aceh Utara (saat upacara Hardiknas), peningkatan kompetensi dan kualifikasi guru, kesejahteraan tenaga pendidik, serta penerapan pembelajaran mendalam atau deep learning menjadi fokus utama yang sejalan dengan program Presiden RI, Prabowo Subianto,” kata Jamaluddin didampingi Kacabdin Pendidikan Wilayah Aceh Utara, Muhammad Johan.

Jamaluddin menambahkan, peningkatan kompetensi guru terus dilakukan melalui berbagai pelatihan dan bimbingan teknis (bimtek). Upaya ini merupakan bagian dari pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan di semua jenjang. Selain itu, diharapkan para siswa di Aceh Utara mampu bersaing di tingkat global. Peningkatan mutu pendidikan dapat diukur melalui capaian Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada masing-masing jenjang pendidikan.

Jamaluddin juga menyinggung kondisi infrastruktur sekolah pascabanjir bandang yang melanda wilayah Aceh Utara pada akhir November 2025. “Perlu diketahui bahwa pemerintah telah merencanakan program revitalisasi untuk memperbaiki fasilitas pendidikan yang terdampak”.

“Perbaikan sarana dan prasarana, mulai dari ruang kelas, buku siswa hingga mobiler akan dilakukan secara bertahap dalam masa pemulihan selama tiga tahun, yakni 2026 hingga 2028,” ungkap Jamaluddin.

Terkait perbaikan tersebut, lanjut Jamaluddin, sejumlah sekolah telah menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Fasilitas yang dibangun diharapkan dapat dimanfaatkan pada tahun ajaran baru mendatang.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Utara, Muhammad Johan, S.Pd., M.Pd., mengatakan momentum Hardiknas pada 2 Mei 2026 harus menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh.

“Kompetensi dan kesejahteraan guru, serta mutu pendidikan, harus diimplementasikan melalui metode deep learning. Ini menjadi harapan bersama agar pendidikan di Aceh Utara semakin berkualitas,” ucap Johan.[]