TAKENGON – Masih dalam rangka memperingati HUT kemerdekaan Republik Indonesia, petani kopi di Desa Paya Dedep, Kecamatan Jagong Jeget, Aceh Tengah, menggelar atraksi seni reog dan kuda lumping di desa tersebut, Sabtu, 20 Agustus 2016.
Paguyuban Ngesti Budoyo menggelar acara tersebut sejak petang hingga malam hari dengan melibatkan sekitar 50 seniman lintas etnis dari kampung tersebut, termasuk anak Gayo asli.
“Ini rangkaian merayakan kemerdekaan Indonesia, kita libatkan pemain usia anak, remaja, dan dewasa,” kata Cipto, pelatih seni reog Ponorogo, bujang gamong (topeng), wayang kulit, dan hadroh.
Dalam sesi reog dan kuda lumping turut dilibatkan gadis-gadis remaja yang masih menduduki bangku sekolah SMP dan SMU.
“Kita harapkan pertunjukan ini menjadi perhatian, agar dapat terus berkembang,” kata Cipto.
Reog Ponorogo merupakan seni tradisi dari Jawa Timur yang lebih menonjolkan gerakan “ritual” dengan melibatkan orang-orang pintar yang dapat mengendalikan pemain yang kesurupan.[](ihn)


