LHOKSUKON – Sebanyak 277 narapidana dan tahanan Rutan Cabang Lhoksukon, Aceh Utara  larut dalam khusyu' zikir peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Senin 12 Desember 2016.

Dalam momen tersebut, para napi diharapkan dapat introspeksi diri atas kesalahan di masa lalu dan menjadi pribadi yang lebih baik untuk ke depannya.

“Ini tahun kedua kami memperingati Maulid bersama warga binaan. Semoga peringatan Maulid ini bisa menjadi agenda tahunan,” kata Kepala Rutan cabang Lhoksukon, Effendi saat ditemui portalsatu.com di sela-sela kegiatan.

Dalam kesempatan itu, turut diberikan tausiah oleh Tgk. H. Ridwan Yasin, pimpinan salah satu dayah di Lhoksukon, dengan tema, 'Kita tingkatkan iman dan taqwa untuk membentuk pribadi akhlakul karimah'. Selain itu juga ada zikir bersama santri Dayah Misbahul Huda, Gampong Asan, Lhoksukon.

“Semoga tausiah yang disampaikan dapat memberi pencerahan bagi warga binaan, sehingga mereka bisa introspeksi diri dan menjadi pribadi yang lebih baik. Seusai acara dilanjutkan makan bersama. Kebetulan kami mendapat sumbangan 350 nasi kotak dari Pemkab Aceh Utara,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya,  ikut diberikan bingkisan kepada 11 narapidana wanita yang mengikuti perlombaan majelis taklim binaan Ibu Zaimah, dari Pemberdayaan Perempuan dan Anak Aceh Utara.

Lima napi mendapat hadiah pengajian lomba baca ayat suci Al quran dan belajar berdakwah, sedangkan enam lainnya mendapat hadiah hiburan. Majelis taklim untuk napi perempuan rutin dilakukan setiap Minggu.

“Di sini, napi laki-laki juga mengikuti pengajian yang rutin dilaksanakan Senin, Selasa dan Kamis. Untuk Senin dipimpin Tgk Saiful dari Balai Pengajian Raudatul Furqan yang mengajarkan tentang irama mengaji. Sementara Selasa dan Kamis oleh Tgk. Khaidir, Pimpinan Dayah Misbahul Huda yang mengajarkan mengaji dan memberikan tausiah. Semoga setelah hukumannya selesai nanti, para napi yang ada saat ini dapat menyadari kesalahan yang telah diperbuat dan tidak mengulangi lagi,” pungkas Effendi.[]