Kamis, Juli 25, 2024

Spanduk Dukungan Bustami Maju...

LHOKSEUMAWE - Sejumlah spanduk berisi dukungan kepada Bustami Hamzah untuk mencalonkan diri sebagai...

Yayasan Geutanyoe Rayakan Hari...

LHOKSEUMAWE - Yayasan Geutanyoe merayakan Hari Anak Nasional tahun 2024 bersama 227 anak...

Hendry Ch Bangun Tanggapi...

JAKARTA - Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Hendry Ch Bangun menegaskan,...

Puluhan Personel Polres Aceh...

LHOKSUKON - Polres Aceh Utara melakukan tes narkoba melalui metode tes urine menggunakan...
BerandaNewsPeringati Pembunuhan Wartawan...

Peringati Pembunuhan Wartawan Armenia, Seribuan Orang Long March di Istanbul

ISTANBUL – Lebih dari 1.000 orang berkumpul di Istanbul untuk memperingati ulang tahun kematian wartawan terkemuka Hrant Dink, Selasa 19 Januari 2016.

Dink, yang dianggap memiliki pengaruh besar di Armenia, dibunuh di siang hari bolong di depan kantornya di Istanbul pada 19 Januari 2007.

Kerumunan orang berbaris dari Istanbul Taksim Square, lokasi kantor surat kabar Agos di distrik Sisli, di mana Dink ditembak mati sembilan tahun lalu.

Para pengunjung menggemakan nyanyian, “Kita semua Hrant, kita semua Armenia”, seraya membawa spanduk dalam bahasa Turki, Kurdi, dan Armenia.

Polisi telah menutup jalan-jalan tertentu yang mengarah ke Taksim Square dan Sisli. Dink, 52, adalah salah satu pendiri dari bilingual Turki-Armenia Agos mingguan.

Pembunuh Dink ini, Ogun Samast, berusia 17 tahun pada saat pembunuhan itu, tengah menjalani hukuman penjara 23 tahun. Samast, yang diadili dan dihukum pada 2011, mengatakan dia membunuh Dink karena menghina “Turki”.

Pada Juli 2014, Mahkamah Konstitusi Turki menilai bahwa telah terjadi “penyelidikan tidak efektif” kasus pembunuhan tersebut

“Kami telah memantau kasus  ini,” kerumunan berteriak, menyiratkan bahwa itu telah dibiarkan terlalu lama.

Tahun lalu, kasus lain dikemukakan mengenai dugaan adanya kelalaian petugas tertentu dalam kasus pembunuhan Dink ini. Mantan perwira polisi senior ditangkap dan ditanyai untuk pengadilan.

Pengadilan Istanbul juga memerintahkan penangkapan seorang kepala polisi Turki, Ercan Demir, yang didakwa menyebabkan kematian Hrant Dink oleh “kelalaian yang disengaja”.

Demir adalah seorang kepala polisi di provinsi Trabzon Turki ketika Dink dibunuh di Istanbul. Pembunuh, Ogun Samast, dilaporkan berasal dari Trabzon.

Pada bulan Desember 2015, dakwaan terkait dengan pembunuhan 2007 menyerukan penuntutan 26 orang atas tuduhan “mendirikan sebuah organisasi bersenjata” dan “mengabaikan tugas mereka”.

Dakwaan, yang sebelumnya telah dua kali ditolak karena kurangnya jelas informasi, menyerukan hukuman seumur hidup untuk Ramazan Akyurek, mantan kepala intelijen polisi Turki, serta Cosgun Cakar dan Ali Fuat Yilmazer, perwira senior intelijen polisi.

Ketiganya dituduh sengaja menyebabkan kematian Dink dan membentuk sebuah “organisasi bersenjata”.

Selain Samast si pembunuh Dink, dalam sidang yang akan datang pada tanggal 4 Maret 2016, diperkirakan, pengadilan akan menghadirkan beberapa orag lain yang diduga terlibat.[](tyb)

Sumber: Anadolu Agency (aa.com.tr)

Baca juga: