BANDA ACEH – Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh Taqwaddin berharap Gubernur Aceh terpilih memprioritaskan penanganan persoalan listrik. Pasalnya, pemadaman listrik PLN yang berulang kali terjadi dinilai sangat mengganggu pelayanan publik di Aceh.
Gubernur harus bertemu dengan Presiden dan menterinya untuk membahas persoalan listrik di Aceh, kata Taqwaddin dihubungi portalsau.com, Kamis, 6 April 2017.
Taqwaddin menjelaskan, solusi mengatasi persoalan listrik harus dibahas Gubernur Aceh dengan Presiden RI, antara lain, Pertama, Aceh harus melepaskan diri dari interkoneksi dengan Sumatera Utara. Kedua, sesegera mungkin dibangun pembangkit listrik di Aceh, seperti geotermal atau hidrotermal atau yang lainnya.
Seperti Jepang dan Korea, mereka mengunakan pembangkit listrik tenaga air. Di Aceh, potensi listrik tenaga air sangat besar, ujar Taqwaddin.
Ketiga, Taqwaddin melanjutkan, manajemen listrik harus dipisahkan antara Aceh dengan Sumatera Utara. Sehingga ada perusahaan pembangkit listriknya sendiri di Aceh. Oleh rakyat Aceh, untuk rakyat Aceh. Karena persoalan listrik, Pemerintah Aceh bisa campur tangan, katanya.[]
Laporan Taufan Mustafa


