BANDA ACEH Polda Aceh masih terus melakukan pengembangan terkait kasus penembakan dua warga Peunaron pada 5 Maret 2017 lalu. Masih terus kita laksanakan, kita lakukan dan masih ada 454 anggota Brimob dari Polda Sumut yang masih membantu kita, kata Wakapolda Aceh, Brigjen Pol Bambang Soetjahyo, usai acara pelepasan anggota BKO di Halaman Mapolda Aceh, Senin, 20 Maret 2017.
Bambang mengatakan korban dan saksi penembakan hingga kini belum dapat dimintai keterangan. Menurutnya, mereka masih dalam tahap penyembuhan usai menjalani perawatan medis di RSUZA tempo hari.
Masih kita melihat kondisi, situasi, apakah mereka bersedia dimintai keterangan atau belum. Pastinya kita berharap secepat mungkin tetap bisa meminta keterangan kedua korban, katanya lagi.
Sebelumnya, pihak Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) telah mengizinkan korban penembakan untuk pulang (Baca: Juman Korban Penembakan Peunaron Diizinkan Pulang, Ini Kata Dokter RSUZA). Untuk mengungkap pelaku penembakan, polisi kemudian turut menerjunkan personil ke rumah saksi dan korban.
Bagaimana pun mereka adalah saksi kunci dari peristiwa penembakan tersebut, kata Bambang Soetjahyo.[]


