BANDA ACEH – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengadakan pertemuan dengan para keuchik dan pendamping desa dari seluruh kabupaten/kota di Aceh. Pertemuan sosialisasi prioritas penggunaan Dana Desa Tahun 2019 itu berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood, Unsyiah, Banda Aceh, Jumat, 14 Desember 2018.

Jokowi didampingi Iriana Jokowi bersama rombongan termasuk dari Pemerintah Aceh, tiba di Gedung AAC Dayan Dawood, sekitar puku 10.00 WIB. Rombongan presiden disambut selawat badar. Lalu sejumlah orang meneriakkan yel-yel “lanjutkan” terkait dana desa.

Presiden mengatakan, Dana Desa Tahun 2019 ditingkatkan menjadi Rp70 triliun. Diharapkan dana itu dapat meningkatkan pembangunan ekonomi masyarakat di desa-desa. “Dana Desa harus tepat sasaran sesuai kebutuhan di desa,” ujar Jokowi.

Korban hoaks

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menyampaikan dirinya turut menjadi korban berita bohong atau hoaks yang disebarkan orang tidak bertanggung jawab melalui media sosial (medsos).

Menururut Jokowi, menjelang Pemilu 2019 banyak berita bohong beredar di medsos, sehingga masyarakat menjadi korban hoaks.Jokowi menyebutkan, hasil survei hampir sembilan juta rakyat Indonesia menjadi korban hoaks di medsos.

Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat jangan terpengaruh dengan hoaks di medsos. “Jangan sampai termakan oleh isu-isu yang tidak benar itu,” ucap Jokowi.

Seusai pertemuan itu, Jokowi melaksanakan salat Jumat di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.[](*)

Penulis: Khairul Anwar