LHOKSEUMAWE Pertumbuhan ekonomi Kota Lhokseumawe masih menunjukkan kontraksi (perlambatan) sejak periode triwulan I-2014. Kontraksi perekonomian ini terjadi sebagai imbas dari defisit neraca perdagangan Aceh, terutama pertumubuhan ekspor Aceh melambat disebabkan penurunan harga komoditas dunia. Selain itu, berakhirnya eksplorasi gas yang berdampak menurunnya kontribusai industri pengolahan di Aceh.
Hal ini disampaikan Kepala Bank Indonesia Perwakilan Lhokseumawe, Yufrizal dalam sambutannya pada acara Halal Bihalal, Kamis, 21 Juli 2016.
Yufrizal menyebutkan kontraksi ini diharapkan dapat tertahan oleh peningkatan konsumsi masyarakat dan belanja modal pemerintah yang masing-masing memiliki kontribusi hampir 40 persen terhadap PDRB Kota Lhokseumawe.
Hal ini, Yusrizal melanjutkan, menjadi indikasi tingginya pengaruh pengeluaran pemerintah terhadap perekonomian Aceh secara keseluruhan. Sehingga percepatan realisasi anggaran pemerintah pada proyek pembangunan strategis sangat penting dilakukan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi kota Lhokseumawe, ujarnya.
Dari sisi penawaran, kata Yusrizal, perekonomian Kota Lhokseumawe terkontraksi akibat penurunan kontribusi sektor industri pengolahan dan industri pertambangan. Habisnya pasokan dan relatif tingginya harga gas di Aceh berimbas pada industri lainnya yang masih bergantung pada ketersediaan bahan baku utama industri tersebut. Selain itu, lanjut dia, moratorium tambang dan peraturan mengenai larangan ekspor komoditas mentah juga mengakibatkan sektor pertambangan Aceh terkontraksi.
Kata Yufrizal, tahun 2016 perekonomian Aceh diprediksi akan membaik. Tingkat pertumbuhan tersebut bahkan dapat meningkat jika diakselerasi melalui realisasi operasi beberapa proyek seperti pabrik pupuk NPK PT. PIM, jaringan pipa gas Arun-Belawan, eksplorasi gas pada Blok A Aceh Timur, dan percepatan proyek fisik seperti Bendungan Kereuto, Pelabuhan Krueng Geukueh, jalur kereta api Aceh, jalan penghubung Bener MeriahLhokseumawe dan peningkatan nilai tambah produk pertanian melalui agroindustri.[]


