CALANG – The Asian Foundation dan Unit Perubahan Iklim Pemerintah Inggris (UKCCU) berkunjung ke Kabupaten Aceh Jaya, Kamis, 18 Januari 2018. Dalam kunjungan tersebut, Deputi Head UKCCU, Sun Li Garbertt, Shiel, mengadakan pertemuan dengan Pemkab setempat di Aula Lantai III Setdakab Aceh Jaya.
Sun Li Garbertt, Shiel, ingin mengetahui pengelolaan Hutan Adat Mukim, guna pelestarian hutan dan lingkungan menjaga perubahan iklim. Selain itu, sisitem pengelolaan Hutan Adat Mukim sebagai sumber daya alam yang produktif terhadap masyarakat di Aceh Jaya.
Sun Li Garbert mengatakan bahwa kahadirannya di Kabupaten Aceh Jaya untuk mengetahui apa saja tantangan untuk mengelola Hutan Adat Mukim di Kabupaten Aceh Jaya dan mendukung misi atau tujuan yang ingin tercapai.
“Kami hadir disini untuk mendengarkan apa saja tantangan dalam mengelola hutan di daerah ini sampai sekarang dan mendukung misi atau tujuan yang ingin tercapai,” kata Sun Li Garbertt.
Sementara Wakil Bupati Aceh Jaya, Tgk. Yusri Sofyan (Abu Yus) dalam pertemuan tersebut mengatakan, dengan sudah adanya Qanun tentang Hutan Adat Mukim di Kabupaten Aceh Jaya, yaitu Qanun Nomor 5 Tahun 2017, memberikan wewenang kepada masing-masing mukim untuk mengelola hutan adat masing-masing, serta melestarikan dan melindungi hutan yang ada pada masing-masing mukim.
Abu Yus mengatakan, dari 21 Mukim di Kabupaten Aceh Jaya, baru 2 Mukim diusulkan ke Pemerintahan Pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup untuk ditetapkan hak hutan adat seluas 69,246 hektare yang ada di wilayah Mukim Krueng Sabee 53.325 Ha dan wilayah Mukim Panga Pasie memperoleh 15.921 Ha.
Abu Yus juga mengharapkan kepada Jaringan Komunitas Masyarakat Adat (JKMA) Aceh Jaya dan JKMA Aceh untuk mengusulkan Hak Hutan Adat dari 19 Mukim lagi untuk ditetapkan menjadi hak hutan adat mukim yang ada di Kabupaten Aceh Jaya.
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua DPRK, Sekda, SKPK terkait, Deputi Head UKCCU, Deputi Direktor Program Setapak, perwakilan The Asian Foundation, Ketua JKMA Aceh dan JKMA Aceh Jaya, Camat Panga dan Krueng Sabee serta Imum Mukim Kreung Sabe dan Panga Pasie.[] (rel)



