ROSTOV NA DONU Pusat layanan darurat Rusia menerima laporan adanya kecelakaan pesawat komersial di Bandara Rostov-Na-Donu. Pesawat jenis Boeing 738 itu mengalami kecelakaan saat melakukan pendaratan.
Seperti diwartakan Daily Mail, Sabtu (19/3/2016), pesawat milik maskapai FlyDubai tersebut mengalami kecelakaan saat melakukan pendaratan yang kedua kalinya karena buruknya jarak pandang di bandara. Bola api tercipta dari lokasi kecelakaan.
Pesawat itu diyakini memiliki nomor penerbangan FZ981 dan terbang dari Dubai, Uni Emirat Arab. Sedikitnya 59 orang yang berada di dalam pesawat dilaporkan tewas. Menurut keterangan otoritas setempat, pesawat tergelincir sejauh 50100 meter dari landasan pacu.
Rekaman video dari FlightRadar24 menunjukkan pesawat sempat coba melakukan pendaratan sebelum pilot menyatakan mengalami kendala. Pesawat sempat mengitari bandara untuk coba melakukan pendaratan kedua kali sebelum mengalami kecelakaan.
Hampir tabrak drone
Sementara itu, pilot maskapai Lufthansa melaporkan pesawat jumbo jet yang dikendalikannya hampir menabrak sebuah pesawat tak berawak alias drone. Insiden itu terjadi ketika pesawat maskapai asal Jerman tersebut tengah melakukan pendaratan di Bandara Internasional Los Angeles, Amerika Serikat (AS), pada Jumat 18 Maret 2016 malam waktu setempat.
Seperti diwartakan Reuters, Sabtu (19/3/2016), pesawat Airbus A-380 itu tengah terbang pada ketinggian 5.000 kaki ketika drone tersebut melewati jalur pendaratan pesawat pada ketinggian 200 kaki. Beruntung, pesawat dengan nomor penerbangan 456 itu berhasil mendarat dengan selamat.
Administrator Penerbangan Federal (FAA) langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Unit Udara Kepolisian Los Angeles. Namun, FAA tidak merilis jumlah penumpang dan kru pesawat serta tidak menyebutkan asal pesawat.
Dalam aturan FAA, drone dan pesawat model dilarang terbang di atas ketinggian 400 kaki atau dalam jangkauan 5 kilometer dari wilayah bandara tanpa terlebih dahulu memberi tahu otoritas bandara atau menara kontrol. Operator drone juga wajib menjaga drone dari singgungan dengan benda terbang lainnya, gelaran olahraga, atau kumpulan orang.
FAA sendiri menerima laporan sedikitnya 42 drone terbang dengan tidak aman di dekat Bandara Los Angeles sejak 2014. Laporan tersebut juga mengungkap sedikitnya 200 pilot mengeluhkan jarak pesawat dengan drone yang cukup berdekatan.[] Sumber: okezone.com




